Piala Bupati Cup Kickboxing 2025: Ajang Kompetisi dan Regenerasi Atlet
Pada 27–28 Desember 2025, sebanyak 272 atlet kickboxing dari berbagai daerah berkumpul di Gedung Convention Hall Simpang Lima Gumul, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, untuk mengikuti Piala Bupati Cup Kickboxing 2025. Event ini menjadi salah satu ajang kompetisi terbesar dalam dunia kickboxing regional di Jawa Timur pada akhir tahun. Selain sebagai ajang pertandingan, kejuaraan ini juga bertindak sebagai sarana seleksi dan pemantauan menuju Porprov Jatim 2027.
Pertandingan yang digelar mencakup berbagai kelas usia dan berat badan, mulai dari usia dini hingga kategori dewasa. Peserta berasal dari seluruh kabupaten dan kota di Jawa Timur serta beberapa daerah luar provinsi seperti Yogyakarta dan Probolinggo. Hal ini membuat persaingan semakin ketat dan penuh semangat sportivitas.
Antusiasme Tinggi dari Para Atlet
Ketua Cabang Olahraga Kickboxing Kabupaten Kediri, Shirojuddin Al Mursyid, menyampaikan bahwa Piala Bupati Cup 2025 merupakan penyelenggaraan kedua di Kabupaten Kediri. Ia menilai antusiasme dari para atlet sangat tinggi, dengan total peserta sebanyak 272 orang. Menurutnya, kejuaraan ini menjadi ajang penting bagi atlet untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka.
“Setiap pertandingan menjadi ajang pembuktian kemampuan teknik, fisik, dan mental para atlet yang telah dipersiapkan melalui latihan intensif,” ujarnya. Dengan peserta dari berbagai daerah, kejuaraan ini juga menjadi sarana membandingkan kemampuan atlet antar wilayah.
Proyeksi Menuju Porprov Jatim 2027
Selain sebagai ajang kompetisi, Piala Bupati Cup Kickboxing 2025 juga dimanfaatkan sebagai sarana pembinaan dan evaluasi atlet, terutama atlet Kabupaten Kediri yang diproyeksikan menghadapi Porprov Jatim 2027. Kejuaraan ini mempertandingkan berbagai kelas berdasarkan usia dan berat badan. Peserta dibagi mulai dari kategori usia dini 9 tahun hingga kategori dewasa dengan batas usia maksimal 40 tahun.
Meski kategori usia 40 tahun hanya diikuti satu atlet, pertandingan tetap digelar. Menurut Shirojuddin, kategori tersebut tetap penting sebagai bentuk motivasi dan kampanye hidup sehat melalui olahraga. “Walaupun sudah usia lanjut, olahraga tetap penting. Ini juga menjadi inspirasi bagi atlet yang lebih muda,” tambahnya.
Pengalaman Bertanding yang Berharga
Salah satu atlet asal Kabupaten Kediri, Iqbal siswa SMKN 1 Ngasem, mengaku senang bisa menjadi bagian dari kejuaraan yang diikuti ratusan atlet tersebut. Iqbal menilai ajang ini sangat bermanfaat untuk menambah pengalaman bertanding.
“Saya ingin menambah jam terbang dan pengalaman. Kejuaraan seperti ini sangat penting bagi atlet muda,” ungkap Iqbal. Ia berharap bisa terus mengasah kemampuannya melalui event-event serupa.
Dukungan Pemerintah dan KONI
Dengan dukungan Pemerintah Kabupaten Kediri dan KONI Kabupaten Kediri, Piala Bupati Cup Kickboxing 2025 diharapkan terus berkembang dan menjadi agenda rutin. Kejuaraan ini juga diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang siap bersaing di level provinsi hingga nasional.
“Semoga dengan adanya Piala Bupati Cup ini, regenerasi atlet khususnya cabor Kickboxing bisa terus melahirkan juara,” ujar Ketua KONI Kabupaten Kediri, Hakim Rahmadsyah Parnata.
Kesimpulan
Piala Bupati Cup Kickboxing 2025 tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam mempersiapkan atlet untuk menghadapi Porprov Jatim 2027. Dengan partisipasi yang tinggi dan dukungan dari berbagai pihak, event ini diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi perkembangan olahraga kickboxing di Jawa Timur.








