Babak Anvari: Sutradara Horor yang Menyisipkan Isu Sosial dalam Karya

Babak Anvari adalah seorang sutradara visioner berdarah Inggris-Iran yang telah membuktikan bahwa horor dan thriller bisa menjadi medium untuk menyampaikan pesan sosial. Meski nama-nama besar seperti James Wan, Ari Aster, atau Jordan Peele sering muncul dalam daftar sutradara horor ternama, Anvari justru menawarkan pendekatan unik yang lebih mengandalkan atmosfer daripada efek jumpscare murahan.

Film-film karyanya sering kali menggabungkan elemen horor dengan isu-isu yang relevan dengan dunia nyata. Dengan pengalaman di luar negeri dan keahlian dalam menyusun narasi yang penuh ketegangan, Anvari telah menciptakan karya-karya yang tidak hanya menakut-nakuti, tetapi juga memicu pemikiran mendalam. Berikut lima rekomendasi film dan serial horor serta thriller karya Babak Anvari yang layak kamu tonton:

1. Under the Shadow (2016)

Debut penyutradaraan Babak Anvari ini berhasil membuktikan bahwa horor dan isu sosial bisa berpadu menjadi tontonan yang sangat mencekam. Mengambil latar Teheran pada tahun 1980-an saat Perang Iran-Irak sedang berlangsung, Under the Shadow mengikuti perjuangan Shideh (Narges Rashidi) yang terjebak di apartemennya bersama putrinya, Dorsa (Avin Manshadi). Suasana semakin memburuk saat sebuah rudal menghantam gedung mereka, dan entitas gaib bernama Djinn mulai meneror sisa-sisa kewarasan keduanya.

Kehadiran Djinn di sini bukan sekadar untuk menakut-nakuti penonton. Justru, makhluk tersebut menjadi simbol atas ketakutan, trauma perang, dan tekanan patriarki yang menghimpit perempuan pada masa itu. Pendekatan unik ini membuat Under the Shadow meraih skor hampir sempurna di Rotten Tomatoes dan memenangkan penghargaan Outstanding Debut by a British Writer, Director, or Producer di BAFTA.

2. Wounds (2019)

Tiga tahun setelah Under the Shadow, Babak Anvari kembali dengan film horor psikologis berjudul Wounds. Berbeda dari film pertamanya yang berbahasa Persia, proyek ini menjadi debut Anvari di ranah film berbahasa Inggris dengan bintang Hollywood. Meskipun begitu, Wounds tetap mempertahankan ciri khas Anvari dalam membangun atmosfer mencekam yang bikin penonton merasa gak nyaman sepanjang durasi.

Ceritanya mengikuti Will (Armie Hammer), seorang bartender di New Orleans yang hidupnya mendadak berantakan setelah menemukan sebuah ponsel tertinggal. Alih-alih mengembalikannya, Will justru penasaran dan menelusuri isi perangkat tersebut yang dipenuhi foto serta video mengerikan. Teror kian menjadi saat pesan-pesan aneh berdatangan, dan tanpa sadar, Will membuka pintu bagi kehadiran gelap yang gak bisa ia kendalikan.

3. Monsterland (2020)

Gak cuma layar lebar, Babak Anvari juga merambah televisi lewat serial antologi horor bertajuk Monsterland di Hulu. Ia dipercaya menahkodai episode pemungkas berjudul “Newark, NJ”, salah satu episode paling emosional di musim pertamanya.

Monsterland sendiri berfokus pada individu-individu di berbagai kota Amerika yang hidupnya berada di titik terendah, sebelum bertemu dengan entitas supranatural yang mengubah hidup mereka. Dalam episode arahan Anvari, dunia diguncang oleh fenomena aneh berupa jatuhnya “malaikat” dari langit. Kisah berpusat pada pasangan suami istri yang terjebak dalam duka mendalam setelah kehilangan anak mereka secara misterius. Nekat membawa pulang salah satu makhluk tersebut sebagai pengganti sang anak, mereka justru terperangkap dalam peristiwa ganjil yang mengaburkan batas antara teror dan keajaiban.

4. I Came By (2022)

Dari horor, Babak Anvari beranjak ke ranah thriller kriminal yang penuh dengan muatan kritik sosial tajam lewat I Came By. Film ini mengikuti Toby Nealey (George MacKay), seniman grafiti yang hobi menyatroni rumah kaum elite dan meninggalkan tulisan “I Came By” sebagai bentuk protes terhadap ketimpangan kelas. Namun, aksi nekatnya berubah jadi mimpi buruk saat Toby membobol kediaman milik Sir Hector Blake (Hugh Bonneville), pensiunan hakim yang tampak dermawan, tapi sebenarnya menyimpan rahasia mengerikan.

Salah satu daya tarik utama I Came By adalah kebolehan Anvari dalam membolak-balikkan ekspektasi penonton lewat alur cerita yang sulit ditebak. Kamu akan dibuat terkejut dengan performa Hugh Bonneville yang tampil sangat dingin dan manipulatif, jauh dari image hangatnya di seri Paddington. Saking intensnya, sang maestro horor, Stephen King, bahkan sampai memberikan pujian pada film ini lewat media sosial pribadinya!

5. Hallow Road (2025)

Hallow Road adalah film thriller psikologis terbaru dari Babak Anvari yang sukses mencuri perhatian berkat pendekatan minimalis, tapi tetap menegangkan miliknya. Film ini mengikuti Maddie (Rosamund Pike) dan Frank (Matthew Rhys), pasutri yang menerima telepon panik dari putri remaja mereka, Alice, pada dini hari. Dalam kondisi mabuk, Alice tanpa sengaja menabrak seorang pejalan kaki di jalan hutan terpencil. Namun, apakah itu yang sebenarnya terjadi?

Meski mayoritas adegan hanya berlokasi di dalam mobil dan mengandalkan dialog telepon, Hallow Road gak terasa membosankan sama sekali. Anvari secara cerdik menginjeksi tiap menit durasi filmnya dengan percakapan intens dan atmosfer klaustrofobik yang dijamin bakal bikin kamu ikut sesak napas. Bagi pencinta thriller yang gak butuh sosok pembunuh bertopeng untuk bikin merinding, Hallow Road adalah jawaban yang pas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *