Optimisme Ruben Amorim Menghadapi Musim Baru di Manchester United
Pelatih baru Manchester United, Ruben Amorim, menunjukkan rasa percaya diri yang tinggi dalam menyambut musim Liga Inggris 2025/2026. Kick off kompetisi ini akan berlangsung pada 16 Agustus 2025, dan skuat The Red Devils akan memulai laga pertama mereka melawan Arsenal di Old Trafford pada hari Minggu, 17 Agustus 2025, dengan kick off pukul 22.30 WIB.
Sebelum mengambil alih kepemimpinan Manchester United, Amorim memang dikenal sebagai pelatih yang sukses bersama Sporting CP di Liga Portugal. Ia menghabiskan empat tahun di klub tersebut sejak 2020 hingga 2024, dan mampu meraih lima gelar selama masa jabatannya. Pengalaman ini menjadi dasar kepercayaan dirinya saat kini menjalani tantangan baru di Liga Inggris.
Musim lalu, Manchester United dibawah asuhan Amorim harus puas berada di peringkat ke-15 klasemen akhir Liga Inggris 2024/2025. Tim yang biasanya bersaing di papan atas klasemen malah terpuruk di bagian bawah. Selain itu, mereka juga gagal lolos ke kompetisi Eropa. Namun, meskipun situasi tidak ideal, Amorim tetap optimistis bahwa musim depan akan menjadi awal yang lebih baik.
Amorim menyatakan bahwa ia ingin bertahan sebagai pelatih Manchester United selama 20 tahun ke depan. Dengan usia saat ini yang masih 40 tahun, jika target ini tercapai, ia akan tetap memimpin klub hingga berusia 60 tahun. “Saya ingin bertahan,” ujarnya. “Tujuan saya adalah bertahan selama 20 tahun, dan saya benar-benar mempercayainya.”
Kepercayaan diri Amorim didasarkan pada pengalamannya di klub sebelumnya. Saat awal mengambil alih Sporting CP, banyak orang meragukan kemampuannya. Bahkan, ada prediksi bahwa ia hanya memiliki peluang tiga persen untuk memenangkan gelar bersama klub tersebut. Namun, fakta membuktikan bahwa ia berhasil mencapai prestasi yang luar biasa.
Pengalaman Amorim juga menjadi contoh bahwa keberhasilan bisa dicapai dengan ketekunan dan strategi yang tepat. Ia yakin bahwa hal serupa akan terjadi di Manchester United. “Di beberapa momen saya bakal beruntung,” katanya. “Saya mendapat banyak keberuntungan dalam karier sebagai manajer dan ide saya adalah bertahan untuk waktu yang lama.”
Sejarah Manchester United menunjukkan bahwa tidak banyak pelatih yang mampu bertahan lebih dari dua tahun. Setelah era Sir Alex Ferguson, beberapa pelatih seperti David Moyes, Louis van Gaal, Jose Mourinho, Ole Gunnar Solskjaer, dan Erik ten Hag hanya mampu bertahan selama dua tahun atau kurang. Siklus ini membuat Amorim semakin percaya diri bahwa ia bisa menjadi pengecualian.
Dengan motivasi dan visi yang jelas, Amorim siap menghadapi tantangan besar di Liga Inggris. Ia percaya bahwa dengan kerja keras dan komitmen yang tinggi, Manchester United bisa bangkit kembali dan kembali bersaing di papan atas klasemen. Musim depan akan menjadi momen penting bagi klub dan pelatih yang ingin membawa kembali kejayaan ke Old Trafford.







