Brebes, wartajayavision.com – Dr. Didi Junaedi, penulis buku Ayat-Ayat Kebahagiaan, ditemui pada Jumat, 10 Oktober 2025, di Kantor Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Brebes.

Ia menceritakan awal mula penulisan buku tersebut yang berangkat dari penelitian dalam tesis program doktoralnya di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Menurutnya, tema penderitaan dan kebahagiaan yang ia angkat dalam tesis tersebut mendapat apresiasi positif dari para profesor dan dekan saat sesi pemaparan. Dari sanalah muncul dorongan untuk menyebarkan nilai-nilai positif tentang kebahagiaan melalui karya tulis.

“Alhamdulillah, pihak penerbit tertarik dan bersedia menerbitkan naskah saya menjadi buku Ayat-Ayat Kebahagiaan. Ini bentuk syukur saya agar ilmu dan pesan kebaikan bisa menjangkau lebih banyak orang,” ujarnya.

Dalam bukunya, Dr. Didi Junaedi menjelaskan bahwa Al-Qur’an membedakan antara kebahagiaan dan kesenangan. Menurutnya, dalam perspektif Islam, kebahagiaan disebut Aflaha, sementara kesenangan disebut Mata’un, yang memiliki sifat sementara dan sedikit (Kholil).

“Orang yang senang belum tentu bahagia, tetapi orang yang bahagia pasti akan merasa senang,” ungkapnya.

Buku Ayat-Ayat Kebahagiaan ini menjadi refleksi mendalam tentang makna hidup, kebahagiaan sejati, dan bagaimana Islam memberikan panduan bagi umatnya untuk mencapai ketenangan batin yang hakiki.

Penulis: Teguh AW

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *