Wartajayavision.com,, Jakarta – Susu merupakan sumber gizi yang kaya akan protein, kalsium, vitamin, dan mineral yang diperlukan oleh tubuh. Namun, masih banyak orang yang meragukan apakah mengonsumsi susu, terutama susu dengan kadar lemak tinggi, dapat membantu meningkatkan berat badan.
Kandungan Nutrisi Berbeda pada Jenis Susu
Menurut laman Healthline, susu sapitersedia dalam berbagai macam yang dibedakan berdasarkan kadar lemaknya. Jenis susu yang paling sering ditemukan adalah susu utuh (whole milk), susu rendah lemak (2 persen atau 1 persen), serta susu tanpa lemak (fat-free milk).
Semua jenis susu ini memiliki kandungan protein sebanyak 8 gram dan sekitar 12-15 gram karbohidrat dalam setiap satu cangkir (240 ml), namun perbedaan utama antara jenis-jenis susu tersebut terdapat pada jumlah kalori dan lemaknya.
- Satu cangkir susu utuh mengandung sekitar 150 kalori dan 8 gram lemak.
- Susu dengan kadar lemak rendah (2 persen dan 1 persen) memiliki sekitar 100 hingga 125 kalori, serta kandungan lemak yang lebih sedikit, yaitu sekitar 2,5 hingga 5 gram per cangkir.
- Susu rendah lemak (fat-free milk) memiliki jumlah kalori terendah, sekitar 80 kalori per cangkir dan hampir tidak mengandung lemak.
Selain itu, susu juga mengandung berbagai vitamin dan mineral yang penting, seperti vitamin D serta kalsium yang berperan dalam menjaga kesehatan tulang, dan vitamin A yang membantu menjaga kesehatan mata serta sistem imun. Meskipun setiap jenis susu memiliki kandungan nutrisi yang hampir sama, perbedaan kadar lemaknya dapat memengaruhi dampak susu terhadap berat badan.
Hubungan Konsumsi Susu dengan Peningkatan Berat Badan
Peningkatan berat badan terjadi ketika seseorang mengonsumsi lebih banyak kalori dibandingkan yang digunakan oleh tubuh. Oleh karena itu, jika tujuan Anda adalah menaikkan berat badan, penting untuk memilih makanan yang mengandung kalori tinggi dan bernutrisi, bukan hanya makanan yang kaya akan kalori tetapi kurang gizi.
Dikutip dari Doral Health and Wellness, susu, khususnya yang berlemak tinggi, dapat memberikan tambahan kalori yang bermanfaat untuk meningkatkan berat badan secara sehat. Selain mengandung kalori, susu juga mengandung protein yang membantu dalam perkembangan otot, yang sangat berguna bagi orang-orang yang ingin menambah berat badan dengan meningkatkan massa otot.
Susu segar dan susu rendah lemak memberikan tambahan kalori tanpa mengurangi kandungan gizi penting. Oleh karena itu, mengonsumsi susu bisa menjadi metode yang efisien untuk membantu meningkatkan berat badan, terutama bagi orang yang memerlukan asupan kalori yang lebih tinggi, seperti atlet atau individu dengan berat badan di bawah normal.
Susu tidak hanya membantu menambah berat badan melalui asupan kalori, tetapi juga bermanfaat untuk meningkatkan massa otot. Kandungan protein dalam susu, seperti whey dan kasein, berperan penting dalam pembentukan otot. Banyak penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi susu setelah berolahraga bisa membantu meningkatkan massa otot serta mengurangi kadar lemak tubuh.
Sebuah penelitian yang dilakukan terhadap wanita muda menunjukkan bahwa mereka yang mengonsumsi 1 liter susu rendah lemak setelah berlatih kekuatan mengalami peningkatan massa otot yang lebih signifikan dibandingkan dengan yang mengonsumsi minuman karbohidrat dengan kalori yang sama. Penelitian lain juga menemukan bahwa mengonsumsi susu setelah latihan dapat membantu meningkatkan massa otot pada pria yang berlatih dengan intensitas tinggi.
Susu memiliki dua jenis protein utama yang berperan dalam membangun otot dan memperbaiki jaringan tubuh setelah melakukan aktivitas fisik, sehingga menjadi pilihan yang tepat untuk mendukung pertumbuhan otot.
Cara Mengonsumsi Susu Untuk Meningkatkan Berat Badan
Jika Anda ingin menaikkan berat badan dengan memanfaatkan susu, terdapat beberapa metode yang bisa dilakukan untuk meningkatkan konsumsi susu dalam pola makan Anda. Anda dapat menambahkan susu ke dalam berbagai jenis makanan sehat, seperti oatmeal, smoothie, telur, atau sup. Selain itu, meminum segelas susu bersama setiap kali makan bisa menjadi cara sederhana untuk meningkatkan asupan kalori dan protein.
Penting untuk diketahui bahwa semakin tinggi kadar lemak dalam susu, maka semakin besar pula jumlah kalorinya. Oleh karena itu, jika tujuan Anda adalah meningkatkan berat badan, memilih susu utuh atau susu rendah lemak lebih efektif dibandingkan dengan susu tanpa lemak.
Susu merupakan sumber yang kayakalori, protein, dan nutrisi penting lainnya yang mampu membantu Anda meningkatkan berat badan secara sehat. Meskipun susu rendah lemak dan skim juga menyediakan nutrisi serupa, jenis susu yang lebih kaya akan lemak, seperti susu segar, dapat memberikan tambahan kalori yang lebih bermanfaat bagi mereka yang ingin menaikkan berat badan atau membangun otot. Namun, untuk orang-orang yang mengalami intoleransi laktosa atau alergi terhadap susu, pilihan non-dairy bisa menjadi alternatif yang lebih cocok.









