Pembalap Aprilia Racing, Marco Bezzecchi, Tetap Rendah Hati Meski Jadi yang Tercepat dalam Tes Pramusim
Marco Bezzecchi, pembalap Aprilia Racing, berhasil menjadi yang tercepat dalam tes pramusim MotoGP 2026 di Sirkuit Buriram, Thailand, dengan mencatatkan waktu terbaik 1 menit 28,668 detik. Meskipun demikian, ia tidak merasa bahwa hasil tersebut menjadikannya sebagai favorit utama dalam balapan resmi yang akan berlangsung pada akhir pekan ini.
Tes pramusim memang memberikan gambaran awal mengenai kinerja motor dan strategi tim, tetapi Bezzecchi menekankan bahwa persaingan sesungguhnya akan terjadi saat balapan resmi dimulai. Ia menyatakan bahwa uji coba ini tidak selalu menjadi tolok ukur keberhasilan di balapan nanti.
“Uji coba ini tidak berjalan buruk, meskipun selama uji coba lintasan selalu dalam kondisi sangat baik, sangat licin,” kata Bezzecchi. “Itu tidak pernah mudah, tapi membuatnya lebih mudah untuk melaju cepat. Uji coba ini positif, kami bekerja dengan baik, tapi ini hanya uji coba.”
Pekerjaan sesungguhnya, menurut Bezzecchi, akan dimulai akhir pekan depan. Di sana, ia akan memiliki kesempatan untuk menguji berbagai aspek motor dan belajar dari setiap pengalaman.
“Sekarang saya menantikan untuk memulai karena uji coba itu membosankan,” ucap pembalap Italia itu sambil tertawa.
Kinerja Motor Aprilia RS-GP Memuaskan
Bezzecchi juga menyatakan bahwa kinerja motor Aprilia RS-GP untuk musim ini cukup memuaskan baginya. Meskipun demikian, ia mengakui bahwa sulit membuat perbandingan dengan pembalap lain karena setiap tim melakukan pekerjaan yang berbeda-beda.
“Secara keseluruhan, saya puas dengan motor saya, tapi lagi-lagi, sulit membuat perbandingan dalam latihan karena setiap orang melakukan pekerjaan yang berbeda,” katanya. “Kita tidak pernah tahu apa yang diuji oleh orang lain atau ban apa yang mereka gunakan.”
Ia juga menyebutkan bahwa menarik untuk melihat hasil latihan, terutama di Thailand, tempat tim sedang mempersiapkan diri untuk balapan resmi. Namun, ia menegaskan bahwa hasil tes tidak terlalu krusial.
Tidak Merasa Favorit Utama
Meskipun Bezzecchi terus memangkas jarak dengan Ducati, ia tetap rendah hati dan tidak merasa berada dalam posisi yang sama dengan para pembalap Ducati. Ia percaya bahwa tim-tim besar seperti Ducati akan tampil baik pada akhir pekan ini.
“Saya yakin mereka akan tampil baik akhir pekan ini; mereka sudah cepat hari ini,” ujarnya. “Pada akhirnya, kita semua sangat dekat, dan saya berharap bisa bersaing dengan mereka di Grand Prix, tapi masih terlalu dini untuk membuat komentar final.”
Bezzecchi juga enggan tersipu dengan ucapan Marc Marquez yang menganggapnya sebagai favorit dalam MotoGP 2026. Ia menilai bahwa Aprilia tampil sangat baik, bukan hanya dengan dirinya sendiri, tetapi juga dengan Alex Márquez dan Pecco Bagnaia yang juga sangat cepat.
Menjaga Ekspektasi Tetap Rendah
Bezzecchi ingin menjaga ekspektasinya tetap rendah, meskipun ia sadar ada perbaikan pada motor Aprilia dibanding tahun lalu. Ia mengatakan bahwa belum terlalu dini untuk menilai apakah motor ini lebih baik dari sebelumnya.
“Jelas ada perbaikan, tapi masih terlalu dini untuk menilai. Butuh waktu; motor dan saya perlu lebih mengenal satu sama lain dan bekerja sama,” tuturnya.
Ia juga menegaskan bahwa dirinya bukanlah favorit utama dibanding para pembalap Ducati. Ia mengakui bahwa Alex Márquez, Marc Marquez, dan Pecco Bagnaia memiliki pengalaman yang luar biasa dan telah berjuang untuk posisi teratas selama bertahun-tahun.
Fokus pada Awal Musim yang Lebih Baik
Bezzecchi mengaku ingin memulai balapan pembuka musim ini lebih baik daripada musim lalu. Ia tidak ingin terburu-buru dalam berbicara tentang menjadi juara, tetapi lebih fokus pada konsistensi dan hasil yang bagus.
“Tujuan utama saya saat ini adalah memulai musim ini lebih baik daripada musim lalu, karena di paruh pertama 2025 saya mengalami banyak naik turun,” katanya. “Saya ingin lebih konsisten, saya harap bisa bersaing untuk hasil bagus, tapi prioritasnya adalah memulai dengan baik.”









