Kukang Kalimantan Tersengat Listrik, Warga Berhasil Menyelamatkannya
Sebuah kejadian yang mengejutkan terjadi di wilayah Loa Duri Ilir, Kecamatan Loa Janan, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Seorang kucing hutan atau yang lebih dikenal dengan sebutan Kukang Kalimantan (Nycticebus borneanus) tersengat aliran listrik dari kabel yang berada di atas tiang listrik. Kejadian ini terekam dalam sebuah video yang viral di media sosial.
Video tersebut menunjukkan peristiwa yang terjadi di malam hari, saat warga setempat melihat adanya gerakan di atas kabel listrik. Di bawah cahaya gelap, mereka melihat seekor Kukang sedang merayap perlahan di atas kabel yang memiliki tegangan tinggi. Dalam hitungan detik, tubuh mungil primata tersebut menyentuh bagian tertentu pada kabel, mengakibatkan kilatan cahaya terang dan percikan api yang membumbung tinggi.
Akibat dari kejadian ini, aliran listrik di wilayah Loa Duri Ilir dan sekitarnya langsung padam. Setelah tersengat, Kukang tersebut jatuh dari ketinggian kabel ke arah semak-semak di bawahnya. Warga yang ada di lokasi tidak tinggal diam. Mereka segera mendekati titik jatuh hewan tersebut menggunakan bantuan cahaya dari lampu ponsel.
Di balik rimbunnya tanaman paku-pakuan dan dedaunan hijau, mereka menemukan sang Kukang dalam kondisi sangat memprihatinkan. Dalam video tersebut, terlihat seorang pria berbaju biru dengan sigap mengangkat tubuh Kukang tersebut. “Hidup kah?” tanya seorang warga dengan nada penuh kekhawatiran. “Hidup itu,” jawab warga lainnya.
Pria berbaju biru tersebut kemudian membawa Kukang itu ke area jalan semen yang lebih terbuka agar kondisinya bisa diperiksa lebih jelas. Saat diletakkan di atas jalan, Kukang yang memiliki bulu berwarna krem kecokelatan itu tampak meringkuk lemas dengan mata bulat yang redup.
Warga yang mengerubungi hewan itu tampak sangat sadar akan status langka satwa ini. “Kasihan, dilindungi lho ini,” ucap salah satu warga dengan nada prihatin. Dalam kondisi lemas, ada warga yang mengusulkan, “Kasih air, kasih air,” berharap cairan bisa membantu memulihkan kesadaran sang Kukang.
Meskipun ditemukan dalam kondisi lemas dan trauma akibat tegangan tinggi, berkat kesigapan warga Loa Duri Ilir, Kukang tersebut berhasil diselamatkan. Kejadian ini menjadi peringatan bagi masyarakat sekitar untuk lebih waspada terhadap ancaman yang datang dari infrastruktur manusia seperti kabel listrik.
Mengenal Lebih Dekat Sang “Malu-Malu” dari Kalimantan
Kukang Kalimantan adalah jenis primata nocturnal yang aktif sepenuhnya pada malam hari untuk mencari makan dan beraktivitas, sementara siang harinya dihabiskan untuk tidur. Mereka memiliki gerakan yang sangat lambat dan hati-hati, yang dalam bahasa Inggris sering disebut Slow Loris.
Sayangnya, kelambatan gerak mereka menjadi bumerang saat mereka harus berhadapan dengan infrastruktur manusia seperti kabel listrik. Kukang seringkali menganggap kabel listrik sebagai dahan pohon atau akar gantung yang bisa digunakan untuk berpindah tempat di tengah hutan yang sudah terfragmentasi atau terpotong-potong oleh pembangunan jalan dan pemukiman.
Kukang Kalimantan adalah satwa endemik, artinya satwa ini hanya dapat ditemukan di pulau Kalimantan dan tidak ada di belahan dunia mana pun secara alami. Statusnya saat ini masuk dalam kategori langka dan sangat dilindungi oleh undang-undang di Indonesia.
Ancaman utama bagi mereka bukan hanya tersengat listrik, tetapi juga perdagangan satwa liar dan hilangnya habitat hutan primer yang menjadi rumah mereka. Oleh karena itu, perlindungan terhadap satwa langka ini sangat penting untuk menjaga keberlanjutan ekosistem dan keanekaragaman hayati di Kalimantan.








