INDRAMAYU, WARTAJAYAVISION.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu tahun 2024 adakan program pelatihan pada 1.000 petani muda, sebagai pelaksana dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Indramayu, bagi peserta tidak ada beban biaya, cuma cuma alias Gratis.
Hal ini merupakan gagasan dari Bupati Indramayu Hj. Nina Agustina, melalui Dinas DKPP, membuka kesempatan bagi anak muda untuk ikut dalam pelatihan bertajuk ” Pelatihan 1.000 Petani Muda Indramayu 2024 “, Pelatihan ini bisa diikuti dari semua kalangan, mulai dari usia 18-39 tahun.
Kabid Hortikultura DKPP Indramayu, Ikhwan Farkhani menjelaskan, pada awak media wartajayavision.com. Ia menegaskan, bagi pemuda calon peserta bisa memilih lima jenis pelatihan.
Kabid Ikhwan mengatakan “Yakni budidaya padi dan jagung, meliputi peternakan dan untuk peternakan magot, Pelatihan budidaya tebu dan kelapa, Pelatihan Budidaya sayuran dan hidroponik, serta Budidaya mangga, anggur, dan melon,” ujar Ikhwan, Kamis (1/2/24).
Ikhwan menyampaikan, pendaftaran ini sudah dibuka sejak 22 Januari dan akan ditutup pada 22 Februari 2024.
Bagi anak muda yang berminat bisa mengisi formulir secara online, dijelaskan olehnya,”Sampai sekarang sudah ada lima ratus pendaftar, ” ujarnya.
Kabid Ikhwan menambahkan, pelatihan 1.000 petani muda ini rencananya dilaksanakan pada awal Maret 2024 nanti.
Mereka akan dibagi menjadi 20 gelombang latihan dan akan dilatih selama satu hari penuh. Mulai dari teori, praktek hingga teknik pemasaran.
Setiap gelombangnya, peserta akan mendapatkan fasilitas lengkap dari kaos, uang saku, hingga sertifikat.
Lanjut Ikhwan, ” Kita kawal terus petani muda ini dari budidaya sampai pascapanen,” jelasnya.
Ikhwan menambahkan, bahwa pelatihan bagi petani muda ini memang sengaja dilakukan pemerintah sebagai wujud perhatiannya terhadap peningkatan ketahanan pangan di Kabupaten Indramayu.
Apalagi kondisi saat ini, angka petani yang berusia 50 tahun ke atas.
“Selain faktor minim petani muda. Kita juga mencoba untuk meningkatkan ketahanan di Indramayu, terutama dari mereka yang petani muda, ujarnya.









