Pemain asal Brasil, Gabriel Jesus, mengungkapkan bahwa Arsenal layak berada di puncak klasemen Liga Inggris setelah meraih kemenangan 2-1 atas Brighton. Kemenangan ini membawa The Gunners kembali memimpin klasemen setelah sebelumnya tertinggal dari Manchester City.
Jesus masuk sebagai pemain cadangan dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Emirates pada hari Sabtu (27/12) malam. Ia turut serta dalam pencapaian tiga poin bagi tim dengan kontribusi gol dari Martin Odegaard dan gol bunuh diri Georginio Rutter. Hasil ini sangat penting karena Arsenal perlu menang agar bisa mengambil alih posisi teratas dari Manchester City, yang sebelumnya memimpin klasemen setelah mengalahkan Nottingham Forest.
Arsenal telah menunjukkan performa luar biasa di kandang mereka. Mereka berhasil memenangkan sembilan dari sepuluh pertandingan terakhir di Liga Inggris, termasuk enam kemenangan beruntun. Ini menjadi rekor kemenangan kandang terpanjang sejak musim lalu, ketika mereka mencatatkan 10 kemenangan berturut-turut antara April hingga Desember 2022. Saat itu, Arsenal sedang berjuang untuk meraih gelar liga utama pertama sejak 2004.
Jesus menyampaikan perasaannya kepada Sky Sports mengenai posisi Arsenal saat ini. Ia mengatakan:
“Semua orang tahu betapa sulitnya bermain di Liga Inggris. Untuk bisa bertahan di sana, Manchester City telah memenangkan banyak hal. Sekarang kami lebih berpengalaman dan memiliki skuad yang lebih kuat. Sangat luar biasa bisa berada di puncak klasemen dan mengejar gelar Liga Inggris. Di situlah tempat Arsenal seharusnya berada. Saya harap ini bisa terwujud dan saya harap terjadi tahun ini.”
Kembalinya Jesus ke lapangan juga didampingi oleh Gabriel Magalhaes, yang kembali bermain setelah pulih dari cedera. Jesus mengapresiasi peran Magalhaes dalam pertandingan tersebut. Ia menjelaskan:
“Seperti yang semua orang lihat, dia mengubah lini belakang kami ketika masuk. Kami sering kebobolan, tetapi begitu dia masuk lapangan, Anda bisa melihat perbedaannya. Dia seorang pemimpin, sangat tangguh dalam bertahan. Kembalinya dia merupakan dorongan besar bagi kami.”
Jesus sendiri harus melewati masa-masa sulit akibat cedera lutut yang serius. Ia absen hampir sepanjang tahun 2025. Namun, ia kini mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan yang baik. Ia mengatakan:
“Saya sangat senang. Saya juga gembira karena masih ada banyak pertandingan yang harus dimainkan. Saya merasa hebat dan setelah absen selama 11 bulan, saya masih butuh energi. Tapi dengan bola, saya bisa mempercayai diri sendiri lagi. Saya sangat senang dengan cara saya kembali.”








