Kenaikan UMP dan UMK Jawa Tengah 2026, Termasuk UMR Kudus
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) telah menetapkan kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) dan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) untuk tahun 2026. Hal ini mencakup UMR Kudus 2026 yang juga dikenal sebagai UMK Kudus 2026.
Menurut data resmi, UMP Jateng 2026 ditetapkan sebesar Rp 2.327.386,07. Angka ini naik sekitar 7,28 persen dibandingkan UMP Jateng 2025 yang sebesar Rp 2.169.349,00. Sementara itu, UMR Kudus 2026 ditetapkan sebesar Rp 2.818.585. Dibandingkan UMK Kudus 2025 yang sebesar Rp 2.680.485, kenaikan mencapai Rp 138.100.
Selain Kudus, beberapa daerah lain di Jawa Tengah juga memiliki besaran UMR yang berbeda-beda. Contohnya, UMR Jepara 2026 ditetapkan sebesar Rp 2.756.501, UMR Kabupaten Semarang 2026 sebesar Rp 2.940.088, dan UMR Kota Semarang 2026 sebesar Rp 3.701.709.
Dasar Penetapan UMP dan UMK Jateng 2026
Penetapan UMP Jateng 2026 dan UMK Jawa Tengah 2026 didasarkan pada Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2025, yang merupakan perubahan kedua atas PP Nomor 36 Tahun 2021 mengenai pengupahan. Besaran UMP Jawa Tengah dihitung dengan mempertimbangkan inflasi provinsi sebesar 2,65 persen, pertumbuhan ekonomi sebesar 5,15 persen, serta nilai alfa sebesar 0,90.
Kebijakan ini menjadi perhatian penting bagi pekerja dan pelaku usaha di Jawa Tengah, terutama karena adanya kenaikan UMP Jateng 2026 dan penyesuaian UMK 2026 di berbagai kabupaten/kota.
Daftar UMR Kudus 2026 dan UMR Jateng 2026
Berikut adalah besaran UMR Kudus 2026 dan UMR Jateng 2026 di seluruh kabupaten/kota:
- UMK Cilacap 2026: Rp 2.773.184
- UMK Banyumas 2026: Rp 2.474.598,99
- UMK Purbalingga 2026: Rp 2.474.721,94
- UMK Banjarnegara 2026: Rp 2.327.813,08
- UMK Kebumen 2026: Rp 2.400.000
- UMK Purworejo 2026: Rp 2.401.961,91
- UMK Wonosobo 2026: Rp 2.455.038,01
- UMK Magelang 2026: Rp 2.607.790
- UMK Boyolali 2026: Rp 2.537.949
- UMK Klaten 2026: Rp 2.538.691
- UMK Sukoharjo 2026: Rp 2.500.000
- UMK Wonogiri 2026: Rp 2.335.126
- UMK Karanganyar 2026: Rp 2.592.154,06
- UMK Sragen 2026: Rp 2.337.700
- UMK Grobogan 2026: Rp 2.399.186
- UMK Blora 2026: Rp 2.345.695
- UMK Rembang 2026: Rp 2.386.305
- UMK Pati 2026: Rp 2.485.000
- UMK Kudus 2026: Rp 2.818.585
- UMK Jepara 2026 (UMR Jepara 2026): Rp 2.756.501
- UMK Demak 2026: Rp 3.122.805
- UMK Semarang 2026 (UMR Semarang 2026): Rp 2.940.088
- UMK Temanggung 2026: Rp 2.397.000
- UMK Kendal 2026: Rp 2.992.994
- UMK Batang 2026: Rp 2.708.520
- UMK Pekalongan 2026: Rp 2.633.700
- UMK Pemalang 2026: Rp 2.433.254
- UMK Tegal 2026: Rp 2.484.162
- UMK Brebes 2026: Rp 2.400.350,47
- UMK Magelang 2026: Rp 2.429.285
- UMK Solo 2026: Rp 2.570.000
- UMK Salatiga 2026: Rp 2.698.273,24
- UMK Semarang 2026 (Kota): Rp 3.701.709
- UMK Pekalongan 2026: Rp 2.700.926
- UMK Tegal 2026: Rp 2.526.510
Penerapan UMR dan UMK di Jawa Tengah
Pemprov Jateng menegaskan bahwa upah minimum yang berlaku secara resmi adalah UMK. Artinya, perusahaan di Kudus wajib membayar upah pekerja sesuai UMR Kudus 2026, sedangkan perusahaan di daerah lain diwajibkan menyesuaikan UMK setempat.
Kebijakan ini berlaku efektif mulai 1 Januari 2026 bagi pekerja dengan masa kerja kurang dari satu tahun. Bagi pekerja dengan masa kerja lebih dari satu tahun, tetap mengikuti struktur dan skala upah berdasarkan masa kerja, kompetensi, jabatan, dan kinerja.
Dengan penetapan ini, diharapkan UMR Kudus 2026 dapat meningkatkan kesejahteraan pekerja, sekaligus menjaga iklim usaha tetap kondusif dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.








