Kekalahan ONIC di Babak Lower Bracket M7 World Championship 2026

Harapan besar para penggemar Mobile Legends Indonesia di ajang M7 World Championship 2026 kembali menghadapi tantangan berat setelah ONIC kalah 1-3 dari Team Liquid dalam pertandingan Lower Bracket Knockout Stage, yang berlangsung pada Kamis, 22 Januari 2026 di Tennis Indoor Senayan, Jakarta.

Kemenangan Team Liquid memastikan perjalanan ONIC terhenti, sehingga Alter Ego Esports menjadi satu-satunya tim Indonesia yang masih bertahan di turnamen dunia ini. Pertandingan antara ONIC dan Team Liquid diselenggarakan dalam format Best of Five (Bo5), yang berarti tim harus menang tiga game untuk melaju ke babak berikutnya.

Pertandingan yang dimulai pukul 15.00 WIB menunjukkan dominasi Team Liquid sepanjang seri. Tim asal Filipina ini mampu mengamankan tiga kemenangan, sementara ONIC hanya berhasil merebut satu game sebelum akhirnya kalah 1-3.

Sebelum kekalahan final, ONIC sempat menunjukkan kebangkitan di game ketiga dengan comeback yang membuat skor menjadi 1-2. Namun, dominasi Team Liquid kembali terlihat di game keempat, yang akhirnya memutuskan seri dan membuat ONIC tersingkir.

Kekalahan ini menyebabkan perjalanan ONIC di M7 World Championship 2026 berakhir lebih cepat dari yang diharapkan. Meskipun dua kemenangan awal di fase Swiss Stage membuka peluang, performa inkonsisten di bracket playoff akhirnya membuat Raja Langit gagal melanjutkan perjalanan mereka.

Sistem Bracket Knockout M7 2026

Turnamen M7 World Championship menggunakan sistem double elimination di fase Knockout Stage. Artinya, tim yang kalah di upper bracket akan turun ke lower bracket, tetapi tim yang kalah di lower bracket langsung tersingkir dari kompetisi. Format ini membuat setiap pertandingan di lower bracket tanpa ampun: satu kekalahan berarti eliminasi total.

ONIC turun ke lower bracket setelah kalah dari Alter Ego Esports di Upper Bracket Quarter Final sebelumnya. Hal ini memaksa mereka menghadapi Team Liquid PH dalam duel hidup-mati di lower bracket.

Peluang Indonesia di Sisa Turnamen

Dengan tersingkirnya ONIC, Alter Ego Esports kini menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang tersisa di M7 World Championship 2026. Alter Ego sebelumnya juga turun ke lower bracket setelah kalah di upper bracket, tetapi dengan kegigihan dan strategi yang solid, mereka masih memiliki peluang untuk melaju jauh.

Peluang tim Indonesia kini sepenuhnya bertumpu pada Alter Ego, yang akan menjalani laga-laga penting berikutnya di lower bracket. Dengan format double elimination, Alter Ego harus terus menang di setiap pertandingan untuk lolos ke Grand Final dan merebut gelar juara dunia yang selama ini menjadi cita-cita besar komunitas esports Indonesia.

Gambaran Bracket Sementara

Berikut adalah gambaran singkat sistem bracket dan posisi tim setelah beberapa pertandingan knockout:

Upper Bracket (Quarter Final & Lanjutan)

– Semifinal Upper Bracket: SRG vs Aurora PH

– Alter Ego vs Aurora PH → Alter Ego kalah → turun Lower Bracket

– ONIC kalah di Upper Bracket → turun Lower Bracket

Lower Bracket (Knockout)

– Team Spirit vs Yangon Galacticos

– 11.00 WIB — TS menang 3-0, YG tersingkir

– ONIC vs TLPH

– 15.00 WIB — TLPH menang 3-1, ONIC tersingkir

Alter Ego

– Pemenang dari Lower Bracket selanjutnya akan menghadapi tim lain untuk kesempatan menuju final.

Jadwal Babak Knockout M7

Upper Bracket

– Aurora PH vs SRG

Lower Bracket

– Aurora Türkiye vs Team Liquid PH

– Team Spirit vs Alter Ego

Team Liquid PH dari Filipina kini melaju lebih jauh di lower bracket dan masih bisa memperjuangkan tiket ke Grand Final, berhadapan dengan tim-tim kuat lain seperti SRG dan Aurora PH yang juga terus bersaing di jalur yang sama.

Kegagalan ONIC di lower bracket menjadi momentum refleksi bagi skuat Indonesia dalam kompetisi dunia. Meskipun pernah dominan di fase grup Swiss Stage, tekanan babak playoff memperlihatkan bahwa konsistensi tim di fase puncak sangat krusial.

Kini semua perhatian tertuju pada Alter Ego, yang akan dipandang sebagai tumpuan harapan tim Indonesia untuk menembus grand final M7 World Championship 2026.

Sistem double elimination membuat setiap kekalahan di lower bracket menjadi akhir kiprah tim, sementara Alter Ego Esports kini menjadi harapan Indonesia untuk terus berjuang di bracket menuju grand final.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *