MAJALENGKA, WARTAJAYAVISION.COM – Desa Bongas Kulon kecamatan Sumberjaya Kabupaten Majalengka adalah salah satu desa tua yang sudah memekarkan wilayah dan penduduknya menjadi 3 desa yakni desa Bongas Wetan dan desa Pancaksuji.

Perkembangan pembangunan yang sangat pesat dan banyaknya pabrik yang dibangun di sekitar desa ini mengakibatkan jalan desa menjadi ramai dan padatnya lalulintas pada jam pulang kerja karyawan pabrik sehingga jalan utama desa Bongas Kulon menjadi jalan Provinsi.

Antisipasi kendaraan warga sekitar melalui jalan alternatif yakni jalan poros Ciligur berada di samping kiri gerbang tol Sumberjaya KM 176, sepanjang lebih kurang 1.000 m × 280 m yang keadaannya rusak berat, aspalnya pun sudah terkikis.

Kuwu desa Bongas Kulon kecamatan Sumberjaya kabupaten Majalengka H.Abdul Jaelani yang biasa dipanggil kang Bawor menyampaikan keluhannya kepada Jurnalis WJV di ruang kerjanya, kamis 01/02/2024.

Dikarenakan jalan utama desa Bongas Kulon selalu dipadati arus lalulintas baik oleh kendaraan lokal, juga dilalui oleh angkutan berat mobil – mobil pabrik yang keluar masuk, sehingga para pengendara sekitar banyak melintas ke jalan poros Ciligur sebagai alternatif yang menyambungkan ke desa Bongas Wetan dan desa Pancaksuji karena menghindari kemacetan yang sering terjadi pada saat pagi dan sore hari, dan sekarang kondisi jalan poros pun sangat memprihatinkan keadaanya, apalagi saat ini musin hujan telah tiba, tutur Bawor.

Lebih lanjut Bawor menyampaikan bahwa pengajuan pengaspalan perbaikan jalan poros Ciligur ini sudah lama kami sampaikan kepada pihak terkait di kabupaten Majalengka dalam hal ini dinas PUTR, tapi hingga saat ini belum ada realisasinya, keluh kades.

Beberapa warga sekitar juga menyampaikan hal yang sama terkait jalan poros yang banyak berlubang dan rusak.

Seperti disampaikan Udin (40 tahun) saya sekarang sering melintasi jalan poros Ciligur ini selain lebih dekat jarak menuju rumah karena saya malas melewati jalan utama desa sering terjebak macet akibat banyaknya mobil pabrik yang melintas ke jalan tersebut, tapi jalan poros pun sekarang telah rusak sehingga sulit mencari jalan lainnya, terang Udin yang berdomisili di blok rabu desa Bongas Kulon.

Baik Kades maupun warga sangat berharap sekali akan ada pihak terkait yang bisa merealisasikan keadaan jalan ini, sebelum ada kejadian atau hal hal yang tidak diinginkan (kecelakaan di jalan rusak / jatuh) himbau mereka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *