Wartajayavision.com,–Kejuaraan Kemenpora Internasional Pencak Silat Championship 2025 berlangsung meriah di Padepokan Pencak Silat TMII, pada hari Minggu (13/7). Ratusan ribu mata menjadi saksi keunggulan para pesilat dari dalam dan luar negeri, termasuk yang berasal dari Malaysia, yang turut serta dalam kompetisi ini.
Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo secara resmi menutup kompetisi serta menyampaikan rasa bangga terhadap kerja sama antar pihak dalam melestarikan seni bela diri warisan bangsa.
Saya mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan SAPMA Pemuda Pancasila yang peduli dan ikut berpartisipasi dalam pengelolaan olahraga. Sebagai Menteri Pemuda, saya merasa senang karena ini merupakan bentuk regenerasi sekaligus persiapan bagi atlet-atlet pencak silat Indonesia untuk diperkenalkan ke dunia, di mana dalam pertandingan ini juga turut serta peserta dari Malaysia,” kata Dito di Padepokan Pencak Silat TMII.
Bukan hanya sebagai wadah kompetisi, acara ini juga berperan sebagai panggung pelestarian budaya serta pengembangan atlet pencak silat hingga tingkat internasional. Ketua Panitia Aditya Putra Yando menyampaikan, besarnya antusiasme dari masyarakat, peserta, maupun sponsor, membuat pihaknya siap melanjutkan penyelenggaraan ajang tersebut pada tahun depan.
Berdasarkan banyaknya masukan dari peserta, orang tua peserta serta masyarakat. Kami memutuskan acara ini akan diadakan kembali dalam edisi kedua pada tahun depan di bulan Juli 2026. Semoga dengan terselenggaranya acara ini secara sukses dapat memberikan dampak positif bagi atlet, baik dalam pembinaan maupun prestasinya,” ujar Aditya. Atas dasar masukan yang diberikan oleh peserta, orang tua peserta serta elemen masyarakat. Kami menentukan bahwa acara ini akan kembali diselenggarakan dalam versi kedua pada tahun depan di bulan Juli 2026. Mudah-mudahan dengan keberhasilan penyelenggaraan acara ini dapat memberikan pengaruh positif terhadap atlet, baik dalam hal pembinaan maupun prestasinya,” kata Aditya. Banyaknya masukan yang diterima dari peserta, orang tua peserta dan masyarakat. Kami menyatakan bahwa acara ini akan diadakan kembali dalam jilid dua pada tahun depan di bulan Juli 2026. Semoga dengan terselenggaranya acara ini dengan baik dapat memberikan dampak positif bagi atlet, mulai dari pembinaan hingga prestasinya,” jelas Aditya.
Ketua Umum SAPMA Pemuda Pancasila Aulia Arief menekankan betapa pentingnya nilai-nilai luhur dalam olahraga pencak silat. Karena, silat bukan hanya tentang kompetisi, tetapi juga warisan kearifan lokal yang harus dihargai tinggi.
“Silat mengajarkan untuk mencintai budaya bangsa serta kekayaan budaya dan potensi olahraga Indonesia di panggung yang lebih luas,” tambah Aulia Arief.
Turnamen ini berlangsung antara tanggal 10 hingga 13 Juli 2025. Acara ini juga dimeriahkan oleh tampilan musisi terkenal seperti Bandar Disco dan Ndarboy Genk, memperkaya suasana penuh semangat persatuan dan budaya yang menyelenggarakan acara ini.







