Liburan Natal dan Tahun Baru 2025 di Candi Joglo Purwodadi Berubah Menjadi Ajang Tinju
Suasana liburan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Candi Joglo Purwodadi terasa berbeda. Pada Jumat, 26 Desember 2025, Gedung Candi Rasa yang biasanya menjadi tempat pertunjukan seni drama dan tari kini berubah menjadi sasana tinju lengkap dengan para atletnya. Pertandingan tinju antar club yang digelar menarik perhatian wisatawan dan warga sekitar.
Biasanya, momen liburan panjang dimanfaatkan pengelola wisata dengan hiburan musik atau seni budaya. Namun, pengelola Candi Joglo memilih pendekatan unik dengan menghadirkan olahraga tinju sebagai daya tarik utama. Ajang ini mempertemukan Purwodadi Boxing Club dengan Sasana Tinju Kudus, menciptakan nuansa kompetisi sehat yang menghibur sekaligus edukatif bagi pengunjung selama liburan Nataru.
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan sarana positif dalam mengisi waktu liburan Natal dan Tahun Baru, khususnya bagi pelajar. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk mengenalkan olahraga tinju sebagai aktivitas yang mampu membangun disiplin dan mental juang.
Pertandingan persahabatan ini menjadi sejarah karena merupakan pertama kalinya digelar di kawasan wisata Candi Joglo Semar Purwodadi. Acara ini memadukan konsep wisata, olahraga, dan hiburan keluarga.
Pelatih Tinju Berharap Lebih Banyak Dukungan
Pelatih tinju dari Purwodadi Boxing Club, Sugito, menjelaskan bahwa selama ini para atlet binaannya berlatih secara mandiri di rumahnya di Kampung Sawahan, Kelurahan Danyang, Kecamatan Purwodadi. Keterbatasan fasilitas membuat mereka berlatih dengan alat seadanya, tetapi semangat mereka luar biasa.
“Anak-anak berlatih dengan alat seadanya, tetapi semangat mereka luar biasa,” ujar Sugito, yang mengaku terharu melihat kegigihan atlet muda binaannya dalam mengasah kemampuan.
Sugito menambahkan bahwa Gedung Sasana Candi Joglo kini menjadi tempat yang sangat membantu proses latihan, terutama saat digelar pertandingan tinju antar club seperti momentum liburan ini.
Dalam ajang persahabatan tersebut, Sugito menegaskan tidak ada istilah kalah atau menang, karena tujuan utama adalah pembinaan mental, pengalaman bertanding, dan menjalin silaturahmi antar petinju.
Ia juga mengenang pencapaiannya pada 2018 saat berhasil menyumbangkan tiga medali emas untuk Kabupaten Grobogan dari cabang olahraga tinju, hasil kerja keras dan konsistensi latihan.
Harapan dari Ketua Umum dan Pengelola Wisata
Sementara itu, Ketua Umum Purwodadi Boxing Club, Amin Rois Abdul Ghoni, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini dan berharap seluruh atlet menjunjung tinggi nilai sportivitas.
“Semoga pertandingan ini berjalan lancar, aman, dan menjadi motivasi bagi atlet untuk terus berkembang,” kata Amin yang juga anggota DPRD Grobogan tersebut.
Dukungan penuh dari Muhadi, pengelola Candi Joglo yang menyediakan gedung untuk pertandingan dan latihan rutin setiap Minggu dinilai sangat membantu keberlangsungan pembinaan atlet tinju daerah.
Melalui kegiatan ini, tim pelatih berharap perhatian Pemerintah Kabupaten Grobogan melalui dinas terkait dapat lebih serius membantu penyediaan ring tinju dan sarana pendukung lainnya.
Kombinasi Unik yang Meningkatkan Minat Wisata dan Prestasi Olahraga
Liburan Natal dan Tahun Baru, pertandingan tinju antar club, Purwodadi Boxing Club, Sasana Tinju Kudus, dan Candi Joglo menjadi kombinasi unik yang mampu meningkatkan minat wisata sekaligus prestasi olahraga di Grobogan.








