YOGYAKARTA – Jembatan Kabanaran, yang kini menjadi ikon baru di Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS), menawarkan pemandangan yang sangat menarik dan cocok untuk menjadi latar belakang foto. Namun, bagi Anda yang ingin mengabadikan momen di sana selama libur akhir tahun, penting untuk memperhatikan aturan lalu lintas agar tidak terkena tindakan peneguran dari petugas.

Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bantul telah melakukan penertiban terhadap puluhan kendaraan yang nekat berhenti di sepanjang jembatan. Mayoritas pengendara berhenti hanya demi berswafoto dan menikmati pemandangan tanpa menyadari risiko yang bisa terjadi.

Kepala Dinas Perhubungan Bantul Singgih Riyadi menjelaskan bahwa masyarakat dilarang keras untuk berhenti di bahu jembatan. Untuk menghindari pelanggaran, Dishub telah menyediakan area parkir resmi bagi wisatawan yang ingin menikmati keindahan jembatan yang menghubungkan Bantul dan Kulon Progo tersebut.

Wisatawan disarankan untuk langsung mengarahkan kendaraannya ke area Bekas Terminal Pandansimo. Lokasi ini telah disediakan sebagai kantong parkir yang aman dan legal sehingga pengunjung bisa berjalan kaki sejenak menuju titik foto tanpa harus mengganggu arus lalu lintas atau melanggar aturan.

Dishub Bantul menekankan beberapa alasan penting mengapa aktivitas berhenti di bahu jalan Jembatan Kabanaran sangat berbahaya:

  • Kendaraan yang berhenti dalam jumlah banyak menambah beban diam pada struktur jembatan, yang dalam jangka panjang dapat memengaruhi ketahanan dan usia bangunan.
  • Berhenti di bahu jalan di jalur cepat seperti JJLS sangat berisiko memicu tabrakan beruntun, terutama saat arus lalu lintas sedang ramai lancar.
  • Kendaraan yang parkir di bahu jalan juga memicu penyempitan jalur yang dapat menyebabkan kemacetan.
  • Petugas juga menertibkan pedagang kaki lima yang mencoba berjualan di bahu jalan karena sangat membahayakan keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan.

Pengawasan Ketat Selama Libur Akhir Tahun

Selama momen libur Natal 2025 hingga Tahun Baru 2026, personel Dishub Bantul terus bersiaga untuk memberikan edukasi dan menghalau pengendara yang membandel. Penertiban ini dilakukan untuk memastikan kenyamanan bersama bagi warga DIY maupun wisatawan luar daerah.

“Kami imbau pengguna jalan untuk tetap mematuhi aturan. Foto-foto silakan, tetapi parkirlah di tempat yang sudah disediakan agar aman dan nyaman,” pungkas Singgih.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *