Pentingnya BIAN dalam Pemenuhan Imunisasi Anak

BIAN, atau Bulan Imunisasi Anak Nasional, merupakan program penting yang bertujuan untuk memastikan anak-anak mendapatkan perlindungan imunisasi yang optimal. Program ini dilaksanakan secara terintegrasi dan memiliki dua kegiatan utama, yaitu imunisasi tambahan dan imunisasi kejar.

Tujuan BIAN

Tujuan utama dari BIAN adalah mengeradikasi penyakit-penyakit yang bisa dicegah melalui imunisasi. Dengan memberikan vaksin tambahan, BIAN membantu meningkatkan daya tahan tubuh anak dan memastikan bahwa status imunisasi mereka lengkap.

Imunisasi dasar seharusnya sudah diberikan pada usia 2 tahun. Namun, karena berbagai alasan seperti keterlambatan, BIAN menjadi kesempatan untuk melakukan booster agar antibodi anak tetap kuat. Vaksin bekerja dengan cara memberikan antigen kepada tubuh, sehingga sistem imun bisa belajar mengenali dan melawan patogen tersebut.

Manfaat BIAN bagi Anak

Ada beberapa manfaat utama dari BIAN, antara lain:

  • Memperkuat daya tahan tubuh anak: Dengan pemberian vaksin tambahan, antibodi anak akan lebih kuat dan siap melawan penyakit.
  • Meningkatkan cakupan imunisasi: BIAN membantu memastikan bahwa anak-anak yang belum mendapatkan vaksin lengkap dapat menyelesaikan proses imunisasi.
  • Menghilangkan penyakit-penyakit yang bisa dicegah: Dengan vaksinasi yang tepat, risiko penyebaran penyakit seperti campak dan rubela dapat diminimalkan.

Jika Anak Terlambat Imunisasi

Banyak orang tua merasa bingung ketika anaknya terlambat menjalani imunisasi. Pertanyaan umumnya adalah apakah harus dimulai dari awal atau tidak. Jawabannya adalah tidak perlu mulai dari awal, tetapi cukup dikejar sesuai jadwal yang disebut catch up immunization.

Jadwal ini bisa dikonsultasikan langsung dengan dokter spesialis anak. Dokter akan menyesuaikan vaksin yang diperlukan sesuai usia dan kondisi kesehatan anak. Dengan begitu, anak tetap mendapatkan perlindungan imunisasi yang optimal meskipun ada keterlambatan.

Jenis Imunisasi dalam BIAN

BIAN mencakup dua jenis imunisasi utama, yaitu:

  • Imunisasi tambahan: Memberikan 1 dosis vaksin campak-rubela untuk anak usia 9 bulan hingga kurang dari 12 tahun.
  • Imunisasi kejar: Berupa 1 atau lebih vaksin untuk melengkapi status imunisasi anak usia 12-59 bulan, seperti OPV, IPV, DPT – HB – Hib.

Dengan program ini, setiap anak memiliki kesempatan untuk mendapatkan vaksinasi yang sesuai dengan usianya, bahkan jika ia sempat terlewat.

Profil Dokter Spesialis Anak, dr. Aisya Fikritama, Sp.A

dr. Aisya Fikritama, Sp.A adalah seorang dokter spesialis anak yang saat ini berpraktik di RS UNS Sukoharjo. Ia lulus dari SMA Negeri 1 Surakarta melalui program akselerasi. Setelah itu, ia melanjutkan pendidikan kedokteran di Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta.

Selama masa studinya, dr. Aisya aktif sebagai asisten dosen dan peneliti. Pengalamannya sebagai dokter sangat beragam, termasuk bekerja sebagai dokter intern di RSUD Pandanarang Boyolali dan Puskesmas Boyolali II. Selain itu, ia juga pernah menjadi dokter umum di berbagai institusi seperti Klinik Kimia Farma Adi Sucipto dan RS UNS.

Pada tahun 2023, dr. Aisya pernah bekerja di RSU Asy Syifa Sambi Boyolali. Saat ini, ia bergabung dengan RS UNS Sukoharjo sebagai dokter spesialis anak, serta menjadi dosen dan staf pengajar. Selain itu, ia aktif memberikan edukasi kesehatan anak melalui media sosial miliknya @dr.aisyafik.

Vitamin Pendukung Tumbuh Kembang Anak

Untuk mendukung tumbuh kembang anak yang optimal, vitamin juga sangat penting. Fitkom HI-C Tablet Hisap adalah multivitamin lengkap dengan rasa yang enak yang disukai anak-anak. Produk ini mengandung vitamin, mineral, buah, dan sayur yang membantu memenuhi kebutuhan nutrisi anak selama masa pertumbuhan.

Tersedia dalam bentuk tablet hisap dan gummy, Fitkom HI-C mudah dikonsumsi oleh anak-anak. Untuk informasi lebih lanjut, klik [di sini].

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *