Oliver Glasner percaya bahwa Crystal Palace akan kembali menunjukkan performa yang luar biasa dalam musim ini saat mereka bersiap menghadapi Burnley pada Kamis (4/12) pukul 02.30 WIB.

The Eagles, julukan dari Crystal Palace, harus menerima kekalahan 2-1 dari Manchester United pada hari Minggu, setelah sebelumnya juga kalah dari Strasbourg di Liga Konferensi dengan skor yang sama. Saat ini, Palace berada di posisi kesembilan di Liga Inggris, tetapi hanya tertinggal delapan poin dari Manchester City di posisi kedua setelah 13 pertandingan.

Pertandingan pertama Glasner sebagai pelatih Palace adalah kemenangan 3-0 atas Burnley pada tahun 2024. Pada laga itu, Jean-Philippe Mateta, Chris Richards, dan Jordan Ayew berhasil mencetak gol.

Pelatih Palace tersebut mengungkapkan kenangan tentang pertandingan itu sambil menegaskan bahwa jadwal padat tim tidak akan memberikan dampak yang terlalu besar seperti yang dipikirkan orang.

“Ya, rasanya sudah lama sekali,” kata Glasner ketika ditanya tentang pertandingan itu. “Sudah berapa pertandingan yang saya tangani untuk Palace sejak saat itu? Rasanya sudah lebih dari 80,” ujarnya.

“Rasanya sangat jauh, sangat jauh. Tapi tentu saja saya ingat Vincent Kompany adalah manajer mereka dan itu adalah pertandingan kandang pertama kami di Selhurst,” tambahnya.

“Kami hanya punya dua hari persiapan dan, tentu saja, kami berhasil menang 3-0. Itu awal yang luar biasa. Sambutan yang sangat hangat di Selhurst. Saya akan selalu mengingatnya. Tapi ya, rasanya sudah lama sekali,” katanya lagi.

Glasner juga menyatakan bahwa dirinya yakin tim akan kembali menjalani musim yang hebat. Perbedaan poin antara musim lalu dan musim ini masih lebih baik.

“Dan meskipun semua orang berbicara tentang kelelahan, angka-angkanya bahkan lebih baik daripada Manchester United, yang bisa beristirahat selama seminggu penuh (sebelum pertandingan),” tegasnya.

Burnley tampaknya mulai mendapatkan momentum setelah meraih kemenangan berturut-turut atas Wolves dan Leeds United pada bulan Oktober. Namun, kini mereka mengalami empat kekalahan beruntun. Mereka kalah 3-1 dari Brentford dalam pertandingan terakhir, dengan keempat gol terjadi setelah menit ke-80.

Penyerang Burnley, Zian Flemming, mengakui hasil akhir-akhir ini sulit diterima, tetapi menegaskan bahwa mereka akan terus berjuang untuk bertahan di Liga Inggris musim depan.

“Kami memiliki perasaan campur aduk saat ini,” kata Flemming.

“Kami mengawali musim ini dengan baik, mengalahkan tim-tim yang mungkin kami bayangkan berada di sekitar kami, bermain bagus, dan meraih beberapa hasil bagus,” lanjutnya.

“Kami kecewa dengan bagaimana pertandingan berlangsung di West Ham, pertandingan ada di tangan kami, kami kecolongan, dan di Brentford akhir pekan lalu, kami kembali merasa seharusnya bisa mendapatkan hasil yang lebih baik. Tapi ini musim yang panjang, kami menjalaninya pertandingan demi pertandingan, dan kami bertekad untuk meraih beberapa hasil positif.” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *