Kesepakatan Global atas Hak-Hak Rakyat Palestina

Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada hari Jumat (5/12), mengesahkan lima resolusi yang mendukung Palestina dengan dukungan yang sangat kuat. Keputusan ini menunjukkan bahwa semakin banyak negara di seluruh dunia yang menyadari pentingnya hak-hak rakyat Palestina dalam menghadapi agresi yang terus berlangsung dari pihak Israel.

Resolusi pertama yang disetujui oleh 151 negara, berkaitan dengan pengungsi Palestina. Hasil ini mencerminkan dukungan hampir universal terhadap hak para pengungsi. Hanya 11 negara yang menolak dan 11 lainnya memilih abstain. Angka ini menunjukkan semakin terpinggirkannya posisi Israel di panggung internasional.

Resolusi kedua mengenai perpanjangan mandat Badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) selama tiga tahun juga lolos dengan mudah. Sebanyak 145 negara mendukung, 10 menolak, dan 18 abstain. Hal ini menandakan kepercayaan luas terhadap peran vital UNRWA dalam memberikan layanan kemanusiaan kepada pengungsi Palestina.

Resolusi ketiga yang berkaitan dengan properti dan pendapatan pengungsi Palestina memperoleh dukungan tertinggi, yaitu 157 suara. Hanya 10 negara yang menolak dan sembilan abstain. Dukungan ini menunjukkan bahwa isu tersebut menjadi prioritas utama bagi komunitas internasional.

Resolusi keempat fokus pada mandat Komite Khusus untuk Menyelidiki Praktik Israel yang Mempengaruhi Hak Asasi Warga Palestina dan warga Arab di wilayah pendudukan. Resolusi ini disahkan dengan dukungan dari 88 negara, sementara 19 menolak dan 64 abstain. Hasil ini mencerminkan sensitivitas politik terhadap isu tersebut.

Resolusi kelima mengecam pembangunan permukiman Israel di wilayah Palestina yang diduduki, termasuk Yerusalem Timur dan Dataran Tinggi Golan yang diduduki Suriah. Sebanyak 146 negara mendukung, 13 menolak, dan 17 abstain. Mayoritas suara ini dipandang sebagai penegasan kembali posisi global bahwa permukiman Israel melanggar hukum internasional dan menghambat upaya menuju solusi dua negara.

Perwakilan Tetap Palestina untuk PBB, Riyad Mansour, menyampaikan terima kasih atas dukungan luas tersebut. Dia menyebut hasil pemungutan suara ini mencerminkan meningkatnya simpati komunitas internasional terhadap rakyat Palestina—khususnya mengenai isu pengungsi—di tengah agresi brutal Israel di Jalur Gaza dan Tepi Barat.

Mansour menyatakan bahwa dukungan global tersebut menunjukkan komitmen kuat masyarakat dunia untuk mempertahankan prinsip kemanusiaan dan hukum internasional, sekaligus menyoroti kebutuhan mendesak akan perlindungan bagi warga sipil Palestina.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *