Wartajayavision.com,-PSIM Yogyakarta secara serius mempersiapkan diri menyambut dimulainya Super League 2025/2026. Tim yang dilatih oleh Jean-Paul Van Gastel aktif melakukan uji coba guna mempercepat proses penyesuaian dan pembentukan sistem permainan yang optimal.

Baru-baru ini, Laskar Mataram menguji kekuatan tim-tim pesaing dalam Super League Persik Kediri melalui pertandingan uji coba. Pertandingan berlangsung di Stadion Sultan Agung, Bantul, pada Sabtu (12/7).

Kedua kubu sepakat untuk tidak mengumumkan hasil akhir pertandingan kepada publik. Tidak ada pengunggahan skor di media sosial resmi PSIM maupun Persik. Namun, rahasia tersebut ternyata bocor dari mantan penyerang Persib Bandung, Ezra Walian. Melalui unggahan singkat diInstagram Story pribadi. 

“Nuansa Musim Panas, 0-2 kemenangan,” tulis Ezra.

Pernyataan tersebut secara tidak langsung menyiratkan bahwa Persik berhasil mengalahkan PSIM dengan skor 2-0. Pertandingan ini merupakan laga uji coba kedua bagi PSIM. Sebelumnya, PSIM bertemu dengan tim Porda Bantul.

Pelatih Van Gastel memanfaatkan kesempatan ini untuk menilai kinerja seluruh timnya.

“Bagi saya, sangat penting untuk melihat gaya permainan yang kita harapkan. Dalam pertandingan ini, saya dapat melihat dan mengevaluasi tim untuk tingkat Super League. Saya bisa melihat sejauh mana kemampuan pemain kita,” kata pelatih asal Belanda itu dalam rilis resmi klub.

Van Gastel mengatakan bahwa pada awal babak pertama, timnya tampil cukup mengesankan meskipun sempat melakukan beberapa kesalahan teknis yang berpotensi menyebabkan konsekuensi serius.

“Secara permainan, dalam tiga puluh menit pertama sudah cukup baik, namun terjadi kesalahan yang berdampak cukup buruk,” kata Van Gastel.

Pada babak kedua, penampilan PSIM menunjukkan peningkatan yang mencolok. Berbagai kesempatan tercipta, meskipun masih belum berhasil diubah menjadi gol.

“Pada babak kedua, kami memiliki banyak kesempatan untuk mencetak gol. Kami mampu tampil lebih baik di babak kedua,” tambah Van Gastel.

Dari segi kebugaran, PSIM menunjukkan perkembangan dibandingkan uji coba sebelumnya. Namun, Van Gastel menganggap masih terdapat perbedaan kondisi fisik antara timnya dengan lawan.

“Perbedaan dari pertandingan pekan lalu adalah perkembangan fisik para pemain mulai terlihat,” ujar Van Gastel.

“Kita masih memerlukan peningkatan di berbagai aspek. Saya rasa, kekuatan fisik lawan lebih unggul dibanding kami,” tambahnya.

Meskipun hasil akhir pertandingan tidak diumumkan secara resmi, bocoran dari Ezra Walian menjadi satu-satunya informasi yang tersedia mengenai hasil pertandingan. Hal ini menimbulkan rasa penasaran lebih besar di kalangan para pendukung PSIM dan Persik.

Pertandingan uji coba yang tidak mengumumkan hasilnya menjadi kebiasaan di masa pramusim. Tujuannya adalah agar tim tetap fokus dan menghindari tekanan dari pihak luar sebelum musim dimulai.

Jean-Paul Van Gastel tetap percaya bahwa proses yang sedang dijalani oleh timnya akan menghasilkan hasil yang positif pada awal kompetisi berikutnya. Uji coba ini dianggap sebagai persiapan penting untuk memahami kekuatan tim dan memperbaiki kelemahan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *