Kekalahan Persikutim United, Pelatih dan Pemain Kecewa dengan Keputusan Wasit
Pada pekan ke-5 Liga Nusantara 2025/2026, tim Persikutim United kembali menelan kekalahan dari Persika Karanganyar. Pertandingan yang berlangsung di Stadion UNS, Solo, berakhir dengan skor 2-1 untuk kemenangan tim tamu. Meski mengakui efektivitas lawan dalam memanfaatkan peluang, pelatih Persikutim United, Purwanto Suwondo, menyampaikan kekecewaannya terhadap beberapa keputusan wasit yang dinilai merugikan timnya.
Purwanto menyoroti adanya kejadian-kejangan selama pertandingan yang dianggapnya tidak sesuai dengan sportivitas. Menurutnya, kesalahan-kesalahan yang terjadi secara berulang bukan lagi bisa dianggap sebagai kesalahan manusiawi biasa. Hal ini membuat jalannya pertandingan terasa kurang maksimal bagi kedua belah pihak.
“Keputusan dari sesuatu yang menurut saya harus dilakukan membuat kemenangan kurang dinikmati,” ujarnya. Ia menegaskan bahwa integritas tetap menjadi hal utama di atas hasil skor. Meskipun begitu, Purwanto tetap memberikan motivasi kepada pemain agar tidak terlarut dalam kesedihan. Ia meminta para pemain untuk tetap bersyukur atas kesehatan dan tetap berpikir positif untuk menatap laga-laga berikutnya.
Faktor Non-Teknis Jadi Sorotan
Selain kekecewaan terhadap wasit, pemain sayap Persikutim United, Dicky Kurniawan, juga menyampaikan rasa syukurnya karena seluruh pemain mengakhiri laga tanpa cedera. Namun, ia merasa kerja keras tim seolah terhambat oleh faktor eksternal yang kurang jeli dalam memimpin jalannya laga.
“Kita kecewa dengan hasil, tapi di luar itu kita juga kecewa dengan perangkat pertandingan yang kurang jeli,” ujarnya. Dicky berharap ke depan pertandingan lebih jeli lagi dan lebih sportif lagi supaya sepak bola Indonesia lebih maju.
Mengenai performa pribadinya di posisi sayap kanan, Dicky mengakui adanya tekanan yang cukup besar selama 90 menit pertandingan. Tekanan tersebut datang baik dari agresivitas lawan maupun dari target pribadi yang ia canangkan untuk membawa tim meraih hasil maksimal di kandang sendiri.
Persikutim United Terancam Degradasi
Kekalahan ini membuat Persikutim United semakin sulit untuk keluar dari dasar klasemen Grup C Liga Nusantara. Hingga pekan ke-5, Persikutim United baru mengantongi 1 poin dari 1 seri dan 4 kali menderita kekalahan. Bayang-bayang degradasi pun semakin membayangi Fandi Eko Utomo dkk.
Di sisi lain, kemenangan tersebut membuat Persika Karanganyar semakin menempel ketat RANS Nusantara FC. Persika Karanganyar saat ini menduduki peringkat kedua dengan 9 poin dari 3 menang dan 2 kali kalah. Sedangkan RANS Nusantara FC kukuh di puncak klasemen dengan 13 poin dari 4 menang dan 1 seri.
Berikut adalah peringkat klasemen Grup C hingga pekan ke-5:
- Persika Karanganyar: 9 poin (3 menang, 2 kalah)
- RANS Nusantara FC: 13 poin (4 menang, 1 seri)
- Persibo Bojonegoro: 7 poin (2 menang, 1 seri, 2 kalah)
- Persinab Sang Maestro FC: 3 poin (3 seri, 1 kalah)
Struktur Liga Nusantara 2025/2026
Liga Nusantara 2025/2026 terbagi dalam empat grup. Masing-masing grup terdiri dari 5-6 klub. Babak grup berlangsung dalam tiga putaran. Nantinya, juara grup akan melaju ke babak semifinal untuk memperebutkan tiga tiket promosi ke Championship.
Babak semifinal dan final bakal digelar dalam dua leg. Sedangkan, empat tim yang berada di peringkat terbawah grup, otomatis langsung degradasi ke Liga 4. Liga Nusantara 2025/2026 akan berakhir pada 14 Februari 2026.








