BREBES, WARTAJAYAVISION.COM – SMP Negeri 7 Brebes, yang berlokasi di Jalan Kedunguter, Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes, menghadapi masalah serius terkait banjir setiap musim hujan. Di bawah kepemimpinan Kepala Sekolah Titin Sulistyaningsih, S.Pd., melalui Mustofa, Wakil Kepala Humas Bidang Sarana Prasarana, sekolah tersebut mengeluhkan bahwa 18 kelas masih belum mengalami peninggian ruangan.

Saat ini, hanya laboratorium IPA dan perpustakaan yang sudah mengalami peninggian sehingga tidak terkena banjir saat musim hujan. Mustofa menyatakan bahwa selain kelas, ruang tata usaha, ruang kepala sekolah, dan ruang guru juga perlu peninggian untuk menghindari banjir.

“Setiap tahun, ketika musim hujan, permukaan air lebih tinggi daripada permukaan di sekolah. Akibatnya, 18 kelas, ruang tata usaha, dan ruang kepala sekolah mengalami banjir,” ungkap Mustofa.

Selain itu, Mustofa juga menjelaskan bahwa lapangan olahraga di sekolah tersebut juga sering tergenang air saat hujan. Meskipun lapangan olahraga tersebut sudah dipaving, air tetap merembes ke bawah dan menyebabkan genangan.

“Karena permukaan lebih tinggi, otomatis kami harus menunggu air surut sebelum bisa melanjutkan aktivitas,” tambahnya.

Kondisi ini tentu saja mengganggu proses belajar mengajar di SMP Negeri 7 Brebes. Banjir yang sering terjadi setiap musim hujan mengakibatkan siswa dan guru harus menghentikan aktivitas dan menunggu air surut. Tidak hanya mengganggu kegiatan belajar mengajar, kondisi ini juga bisa berdampak pada kesehatan siswa dan guru yang harus berada di lingkungan yang tidak kondusif.

Mustofa berharap adanya perhatian dari pemerintah dan pihak terkait untuk membantu peninggian bangunan di SMP Negeri 7 Brebes.

“Kami sangat berharap ada bantuan untuk peninggian bangunan sekolah agar proses belajar mengajar bisa berjalan dengan lancar tanpa terganggu banjir,” harapnya.

Upaya peninggian bangunan ini tidak hanya akan membantu mengatasi masalah banjir tetapi juga akan menciptakan lingkungan belajar yang lebih nyaman dan aman bagi siswa dan guru di SMP Negeri 7 Brebes.

“Kami ingin memastikan bahwa semua siswa dan guru bisa belajar dan bekerja dengan nyaman tanpa harus khawatir terkena banjir setiap musim hujan,” tutup Mustofa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *