Kehadiran Son Heung-min di Seoul Menandai Akhir Masa Bahagia Bersama Tottenham Hotspur
Son Heung-min menutup babak penting dalam kariernya dengan penuh haru dan kehangatan. Dalam laga pramusim melawan Newcastle United di Seoul World Cup Stadium, Senin (4/8), penyerang asal Korea Selatan ini mengakhiri perjalanan 10 tahun bersama Tottenham Hotspur. Laga yang berakhir imbang 1-1 menjadi penampilan terakhirnya dalam seragam klub yang telah membawanya menjadi ikon Premier League.
Di hadapan lebih dari 64 ribu penonton, Son tidak bisa menahan air mata saat digantikan oleh Mohammed Kudus pada menit ke-65. Ia mendapat penghormatan istimewa dari para pemain kedua tim serta tepuk tangan meriah dari seluruh penonton. “Saya pikir saya tidak akan menangis, tapi setelah mendengar beberapa kata dari rekan-rekan setim, rasanya sangat berat meninggalkan klub yang sudah menjadi rumah saya selama ini,” ujar Son dengan mata berkaca-kaca.
Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada para fans, rekan setim, dan lawan. “Terima kasih kepada semua orang. Ini hari yang tak akan saya lupakan,” tambahnya. Meskipun belum ada kesepakatan resmi tentang klub barunya, Son mengonfirmasi bahwa ia meminta untuk meninggalkan Spurs. Beberapa laporan menyebut bahwa Los Angeles FC (LAFC) dari Major League Soccer (MLS) telah memenangkan persaingan untuk merekrutnya, mengalahkan tawaran dari klub-klub Arab Saudi.
Sejak bergabung dari Bayer Leverkusen pada 2015, Son telah mencatatkan 454 penampilan di semua kompetisi untuk Tottenham. Ia mencetak 173 gol dan menyumbang 96 assist. Hanya Mohamed Salah (270) dan Harry Kane (231) yang terlibat dalam lebih banyak gol di Premier League dibandingkan Son (198) sejak musim debutnya.
Pelatih Newcastle, Eddie Howe, turut memberi komentar mengenai momen emosional tersebut. “Respons spontan dari para pemain menunjukkan siapa Son sebenarnya. Itu mencerminkan betapa besar respek semua orang terhadapnya, baik sebagai pesepak bola maupun pribadi,” ujarnya.
Dalam laga tersebut, Brennan Johnson membuka keunggulan Spurs setelah tembakannya membentur Dan Burn dan masuk ke gawang. Johnson pun memberi penghormatan kepada Son dengan selebrasi khasnya meniru gaya memotret dengan kamera. Newcastle membalas lewat gol Harvey Barnes yang memanfaatkan assist dari Anthony Gordon.
Namun, drama belum usai. Beberapa menit setelah Son ditarik keluar, Tottenham mendapat kabar buruk saat gelandang andalannya, James Maddison, mengalami cedera lutut dan harus ditandu keluar lapangan. Pelatih Thomas Frank mengonfirmasi bahwa cedera tersebut terjadi di lutut yang sama dengan cedera sebelumnya musim lalu.
Son Heung-min menutup bab penting dalam kariernya dengan penuh cinta dan penghargaan. Kini, publik menantikan langkah berikutnya dari sang bintang Korea Selatan, yang hampir pasti akan melanjutkan karirnya di Amerika Serikat.







