Pekerjaan Pertama Zohran Mamdani sebagai Wali Kota New York



Di hari pertamanya sebagai wali kota baru New York, Zohran Mamdani langsung mengunjungi sebuah apartemen yang sedang dalam proses pailit. Tindakan ini menunjukkan komitmennya untuk melindungi hak-hak penyewa dan tenant. Ia menegaskan bahwa pemerintah kota akan berada di pihak ribuan penyewa apartemen, serta akan melakukan intervensi hukum jika diperlukan.

Dalam kunjungan tersebut, Zohran juga mengumumkan pembentukan dinas urusan perlindungan tenant. Ia menunjuk Cea Weaver, seorang aktivis pembela hak-hak penyewa, sebagai kepala dinas tersebut. Weaver, yang kulitnya putih dan memiliki latar belakang ahli perencanaan kota, terharu hingga mengusap air mata ketika diangkat ke jabatan tersebut.

Perusahaan properti yang sedang mengajukan pailit adalah Pinnacle, sebuah perusahaan besar yang memiliki 50 blok apartemen di New York. Lebih dari 5.000 orang menyewa apartemennya, sebagian besar dari mereka adalah sopir, pegawai kecil, dan pekerja toko. Pinnacle mengajukan pailit agar bisa menghindari kewajiban membayar utang besar ke bank. Mereka mengeluh bunga bank terlalu tinggi dan sewa tidak bisa dinaikkan.

Zohran, yang baru saja dilantik sebagai wali kota, memiliki program unggulan yaitu membekukan tarif sewa apartemen. Hal ini dilakukan karena sewa sudah terlalu tinggi. Dengan adanya program ini, prospek bisnis persewaan apartemen di New York menjadi semakin suram bagi perusahaan seperti Pinnacle.

Inflasi Akibat Kerakusan Pengusaha

Di Amerika, inflasi akhir-akhir ini disebabkan oleh jenis baru yaitu inflasi akibat kerakusan pengusaha. Harga saham harus terus naik, dan dorongan untuk terus meningkat membuat harga-harga naik. Terjadi inflasi.

New York, yang terkenal dengan gerakan politik yang cenderung kiri, akan terus bergerak ke arah sosialis kiri. Tiga pejabat inti New York semuanya beraliran sosialis kiri, sehingga disebut sebagai Tiga Serangkai Kiri.

Tiga Pejabat Inti New York

Zohran Mamdani, wali kota New York, adalah seorang Muslim. Saat mengucapkan sumpah, ia menggunakan Al-Qur’an. Jumaane Williams, yang merupakan advokat rakyat, adalah seorang Kristen. Ia kulit hitam dan tugasnya adalah membela hak-hak warga kota yang kurang mendapat perhatian. Juga menjadi penampung komplain warga kota. Ia bersumpah dengan Injil.

Pejabat ketiga yang dilantik bersamaan dengan Zohran adalah Mark D. Levine, seorang Yahudi. Ia dilantik dengan kitab suci Yahudi dan menjabat sebagai comptroller. Jabatan ini sangat penting karena bertanggung jawab atas penggunaan anggaran pemkot secara total.

Peran Comptroller dalam Pemerintahan New York

Comptroller bisa dianggap sebagai gabungan antara menteri keuangan, Irjen, BPK, BPKP, dan KPK sekaligus. Sangat berkuasa, bahkan lebih berkuasa dari sekadar menteri keuangan. Comptroller bisa menghentikan proyek yang menggunakan dana tidak baik. Semua dana proyek baru hanya bisa cair setelah comptroller menyetujui. Kontrak proyek baru sah jika comptroller sudah menyetujuinya.

Termasuk dalam penggunaan dana pensiun kota New York: comptroller sangat ketat menjaganya. Tidak bisa terjadi kasus seperti di Asabri, Taspen, atau Jiwasraya.

New York memiliki dana pensiun yang termasuk terbesar di dunia, yaitu USD250 miliar. Dana ini digunakan untuk guru, polisi, pemadam kebakaran, dan pegawai Pemkot. Nilainya mencapai hampir Rp 4.000.000.000.000.000.

Asal Usul Nama Comptroller

Nama jabatan penting itu sering dianggap lucu: comptroller. Bukan “controller”. Tapi maksudnya sama. Bagaimana asal usulnya “controller” bisa menjadi “comptroller?” Anda tidak bisa pura-pura belum tahu: itu awalnya salah ketik. Orang Inggris mengira awalnya dari bahasa Prancis “compt roller”. Menyisiri gulungan kertas catatan keuangan, untuk diperiksa ulang.

Maka seluruh kata di peraturan perundangan, termasuk di Amerika, tertulis comptroller. Jika Anda menulis controller itu justru membuat dokumen tidak sah secara hukum.

Sistem Kontrol yang Ketat

Zohran akan dikontrol ketat oleh dua pejabat tersebut. Jameene mengontrol Zohran dalam hal kualitas layanan publik. Mark mengontrol Zohran di bidang keuangan dan ketepatan penggunaan uang.

Dengan sistem seperti itu, tanpa iman dan fikih pun sudah bisa menjadi sangat agamis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *