CIREBON, WARTAJAYAVISION.COM – Berbagai Inovasi dilakukan oleh Pemerintah Desa Bojongkulon Kecamatan Susukan Kabupaten Cirebon untuk meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PAD).

20 Kios dibangun berada di jalan strategis di Jalan Provinsi Jalan Ki Bagus Rangin yang tidak jauh dari Balai Desa setempat.

Menurut Kuwu Desa Bojongkulon, H. Sudarso menyampaikan, guna meningkatkan PAD kita memanfaatkan Dana Desa untuk membangun 20 kios tersebut.

Kuwu Desa Bojongkulon H. Sudardo (Foto:Ricky/wjv)

“Alhamdulillah kami sedang membangun 20 kios ini di lahan milik Desa Bojongkulon, anggarannya kami dari penyewa yang sudah booking kiosnya, kekurangannya dari Dana Desa dan jika diperlukan bisa menggunakan Hasil PAD tahun 2024” ucap H. Sudarso, Rabu (10/01/2024).

Lebih lanjut H. Sudarso menyampaikan untuk masing-masing kios, pihaknya menyewakan dan harga per tahun sendiri sudah kita musyawarahkan dengan pihak BPD.

“Sehingga untuk 20 kios ini akan kami sewakan dan akan menambah PAD. 20 Kios ini langsung laku tersewa walaupun masih tahap pembangunan, dan dana sewanya kami langsung gelar untuk pembangunan Kiosnya, ” lanjutnya.

Selain akses jalan yang mudah karena berdiri tepat dipinggir jalan yang ramai, H. Sudarso juga mengatakan fasilitas listrik dan air bersih akan kami siapkan.

“Luasnya 4 x 4 Meter, Saya yakin jika dimanfaatkan untuk bisnis, tempat ini ramai dikunjungi oleh warga yang ramai lalu lalang,” tambahnya.

H. Sudarso berharap dengan adanya persewaan kios-kios ini, dirinya berharap Pendapatan Asli Desa (PAD) Desa Bojongkulon akan meningkat.

“Harapan kami, PAD Desa Bojongkulon akan semakin meningkat dengan adanya persewaan kios-kios ini, sehingga bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan pelayanan masyarakat dan juga bisa meningkatkan kesejahteraan warga disini, ” terangnya.

H. Sudarso menjelaskan, bila nanti kios-kios yang dimiliki Pemdes Bojongkulon ini berkembang dirinya tidak menutup kemungkinan akan membangun kembali kios dilahan belakang dan menjadikan Pasar desa.

“untuk kedepannya kita sudah ada pondasi, bila berkembang bisa kita kembangkan nanti dijadikan pasar, rumah sakit atau Klinik kesehatan 24 Jam”. tutup Kuwu Bojongkulon.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *