Wartajayavision.com,


,


Jakarta


– Meski terkesan sepele, memilih
kursi pesawat
tidak bisa dilakukan asal-asalan. Bagi pelancong yang sering terbang, posisi duduk jadi hal krusial. Banyak orang lebih memilih kursi dekat jendela untuk menikmati pemandangan, mengusir rasa kantuk, atau mengurangi mual selama penerbangan.

Pilihan kursi memang bergantung pada kebutuhan masing-masing
penumpang
. Namun, jika ingin mencoba posisi duduk yang berbeda, ada beberapa tips untuk mendapatkan kursi yang lebih nyaman di pesawat.


1. Pilih Kursi di Bagian Depan Sayap untuk Suasana Lebih Tenang

Jika Anda menginginkan pengalaman terbang yang lebih hening dan minim gangguan, kursi yang terletak di bagian depan sayap pesawat bisa menjadi pilihan ideal. Posisi ini biasanya jauh dari sumber suara mesin yang terletak di belakang, sehingga suara bising bisa lebih teredam. Kursi di bagian ini juga kerap menjadi favorit karena terasa lebih stabil selama penerbangan.


2. Hindari Kursi yang Dekat Lorong Menuju Toilet

Salah satu hal yang sering mengganggu kenyamanan saat penerbangan adalah lalu lalang penumpang yang ingin menggunakan toilet. Karena itu, sebaiknya hindari memilih kursi di lorong yang mengarah langsung ke toilet, terutama pada pesawat berbadan besar dengan tiga baris tempat duduk. Kursi yang jauh dari jalur ini akan memberikan suasana lebih privat dan tenang.


3. Kursi di Sisi Kiri Pesawat Lebih Strategis

Pada umumnya, pintu utama pesawat berada di sisi kiri. Memilih tempat duduk di sisi ini, khususnya pada pesawat berbadan besar, dapat memberikan keuntungan saat proses keluar masuk pesawat. Anda akan menjadi salah satu penumpang yang lebih cepat untuk mendapat akses keluar.


4. Bagian Belakang Pesawat Cenderung Lebih Lapang

Meskipun sering kali menjadi pilihan terakhir, kursi di bagian belakang pesawat justru menawarkan kelebihan tersendiri. Area ini biasanya tidak sepadat bagian depan, sehingga ruang kaki bisa lebih luas. Ini cocok bagi Anda yang ingin duduk santai atau memiliki postur tubuh yang tinggi.

Selain itu, kursi yang terletak sejajar dengan pintu darurat biasanya memiliki ruang kaki yang lebih lapang, sehingga memberikan kenyamanan lebih untuk meregangkan kaki selama penerbangan. Namun, penumpang yang duduk di posisi ini diharuskan bersedia dan sigap membantu proses evakuasi jika terjadi keadaan darurat.


5. Pertimbangkan Faktor Keselamatan

Meski semua kursi telah dirancang dengan standar keamanan tinggi, beberapa studi menunjukkan bahwa penumpang yang duduk di bagian belakang pesawat memiliki kemungkinan selamat yang lebih tinggi dalam kecelakaan. Hal ini diungkapkan oleh hasil penelitian dari

Popular


Mechanics

yang menemukan bahwa peluang selamat lebih besar saat duduk di dekat ekor pesawat.


6. Dekat Jendela untuk Kenyamanan Tidur

Tidur selama penerbangan memang bukan hal yang mudah. Ada berbagai hal yang bisa mengganggu kenyamanan tidur, mulai dari deru mesin pesawat, aktivitas penumpang di sebelah yang kerap bolak-balik ke toilet, hingga sandaran kursi yang kurang mendukung posisi tidur.

Salah satu cara untuk meningkatkan kenyamanan adalah dengan memilih tempat duduk di dekat jendela. Kursi ini memungkinkan Anda mengatur cahaya masuk dengan membuka atau menutup penutup jendela, sekaligus memberikan sandaran untuk kepala saat ingin tidur.

Selain itu, duduk di dekat jendela juga menghindarkan Anda dari keharusan berdiri ketika penumpang di sebelah ingin ke toilet. Sebisa mungkin, pilih kursi di barisan depan yang biasanya lebih tenang dan tidak terlalu ramai.


7. Di Atas Sayap untuk Minim Turbulensi

Turbulensi
adalah kondisi umum dalam penerbangan yang bisa membuat penumpang merasa tidak nyaman. Namun, Anda bisa menguranginya dengan memilih kursi yang berada tepat di atas sayap pesawat. Bagian tengah ini dikenal sebagai titik paling stabil karena menjadi pusat gravitasi pesawat, sehingga guncangan terasa lebih ringan.


Ananda Ridho Sulistya

dan

Antara

turut berkontribusi dalam penulisan artikel ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *