Waktu Terbaik untuk Mengerjakan Sholat Dhuha 2 Rakaat di Bulan Ramadhan 2026
Sholat Dhuha menjadi salah satu amalan sunnah yang sangat dianjurkan dalam bulan Ramadhan, khususnya pada tahun 2026. Sholat ini memiliki keutamaan besar dan disebut setara dengan pahala haji dan umrah. Oleh karena itu, penting bagi umat Muslim untuk mengetahui waktu terbaik, tata cara, niat, doa, serta dzikir yang benar saat melaksanakannya.
Waktu Terbaik untuk Melakukan Sholat Dhuha
Waktu terbaik untuk mengerjakan sholat Dhuha adalah pagi hari, sekitar 12 menit setelah matahari terbit hingga menjelang waktu Dzuhur. Dalam penjelasan ulama, waktu tersebut disebut sebagai “matahari setinggi tombak” atau “matahari setinggi ombak”. Batas awal yang aman untuk melakukan sholat Dhuha adalah jam 08.00 pagi.
Sebelum matahari setinggi tombak, dilarang untuk melaksanakan sholat Dhuha. Menurut pengukuran ilmu astronomi, jika matahari terbit pada pukul 06.00, maka waktu Dhuha dimulai pada pukul 06.12. Dengan demikian, waktu yang ideal untuk sholat Dhuha adalah antara pukul 06.12 hingga menjelang waktu Dzuhur.
Jumlah Rakaat Sholat Dhuha
Jumlah rakaat sholat Dhuha bisa bervariasi, seperti 2, 4, 8, atau 12 rakaat. Namun, untuk pemula, biasanya disarankan untuk mulai dengan 2 rakaat. Cara mengerjakannya adalah dengan dua rakaat satu salam.
Menurut hadis, Nabi Muhammad SAW pernah mengerjakan sholat Dhuha sebanyak 8 rakaat, yaitu dengan mengucapkan salam setiap dua rakaat. Hal ini diriwayatkan oleh Abu Dawud dan dinilai shahih.
Bacaan Niat Sholat Dhuha
Niat merupakan bagian penting dalam melaksanakan sholat. Berikut bacaan niat sholat Dhuha:
Ushalli Sunnatadl Dluha Rak’ataini Lillaahi Ta’ala. Allahu Akbar
Artinya: Aku niat sholat sunah Dhuha dua raka’at, karena Allah ta’ala. Allahu Akbar.
Tata Cara Sholat Dhuha 2 Rakaat
Berikut langkah-langkah tata cara sholat Dhuha 2 rakaat:
- Niat sholat Dhuha
- Takbirotul Ihram
- Membaca Doa Iftitah (Sunnah)
- Membaca Surah Al-Fatihah
- Membaca Surah Ad-Dhuha
- Ruku’ dengan tuma’ninah
- I’tidal dengan tuma’ninah
- Sujud dengan tuma’ninah
- Duduk di antara dua sujud dengan tuma’ninah
- Sujud kedua dengan tuma’ninah
- Berdiri lagi untuk menunaikan rakaat kedua
- Membaca Surah Al-Fatihah
- Membaca Surah As-Syams
- Ruku’ dengan tuma’ninah
- I’tidal dengan tuma’ninah
- Sujud dengan tuma’ninah
- Duduk di antara dua sujud dengan tuma’ninah
- Sujud kedua dengan tuma’ninah
- Tasyahud Akhir dengan tuma’ninah
- Salam
- Membaca doa sholat Dhuha
Doa Khusus Sholat Dhuha
Doa khusus sholat Dhuha yang sering dibaca adalah:
Allahumma innad Dhuha-a Dhuha-uka, wal baha-a baha-uka, wal jamala jamaluka, wal quwwata quwwatuka, wal qudrota qudrotuka, wal ‘ismata ‘ismatuka. Allahumma in kana rizqi fis sama-i fa-anzilhu, wa in kana fil ardhi fa akhrijhu, wa in kana mu’assaron fa yassirhu, wa in kana haroman fathohhirhu, wa in kana ba’idan faqorribhu, bihaqqi Dhuha-ika, wa baha-ika, wa jamalika, wa quwwatika, wa qudrotika, aatini ma atayta ‘ibadakas sholihin
Artinya: Ya Allah, bahwasannya waktu Dhuha itu adalah waktu Dhuha-Mu, dan keagungan itu adalah keagungan-Mu, dan keindahan itu adalah keindahan-Mu, dan kekuatan itu adalah kekuatan-Mu, dan perlindungan itu adalah perlindungan-Mu. Ya Allah, jika rizkiku masih di atas langit, maka turunkanlah, jika masih di dalam bumi, maka keluarkanlah, jika masih sukar, maka mudahkanlah, jika (ternyata) haram, maka sucikanlah, jika masih jauh, maka dekatkanlah, Berkat waktu Dhuha, keagungan, keindahan, kekuatan dan kekuasaan-Mu, limpahkanlah kepada kami segala yang telah Engkau limpahkan kepada hamba-hambaMU yang sholeh.
Keutamaan Sholat Dhuha
Sholat Dhuha memiliki banyak keutamaan. Salah satunya adalah diampuni dosa-dosanya oleh Allah, sekalipun dosa itu sebanyak busa lautan. Hal ini berdasarkan sabda Nabi Muhammad SAW:
“Man Haafazha ‘Alaa Syufatidl Dluha, Ghufira Lahu Dzunubuhu Wa In Kaanat Mitsla Zabadil Bahri”
Artinya: “Siapa saja yang dapat mengerjakan shalat Dhuha dengan langgeng, akan diampuni dosanya oleh Allah, sekalipun dosa itu sebanyak busa lautan.”
Selain itu, sholat Dhuha juga memberikan pahala setara dengan haji dan umrah. Nabi Muhammad SAW berkata:
“Barangsiapa yang sholat shubuh berjamaah kemudian duduk berzikir untuk Allah hingga matahari terbit kemudian (dilanjutkan dengan) mengerjakan sholat dhuha dua rakaat, maka baginya seperti memperoleh pahala haji dan umrah, sepenuhnya, sepenuhnya, sepenuhnya.”
Penutup
Dengan mengetahui waktu, tata cara, niat, doa, dan keutamaan sholat Dhuha, kita dapat lebih semangat untuk melaksanakannya, terutama di bulan Ramadhan 2026. Sholat Dhuha bukan hanya sekadar amalan, tetapi juga kesempatan untuk mendekatkan diri kepada Allah dan meraih pahala yang besar.









