PUtech Semarang Menerima 426 Mahasiswa Baru dengan Rasa Antusias Tinggi

Politeknik Pekerjaan Umum (PUtech) di Kota Semarang berhasil menarik perhatian sebanyak 426 mahasiswa dari total 2.500 pendaftar. Angka ini menunjukkan antusiasme yang tinggi dari generasi muda terhadap pendidikan vokasi di bidang konstruksi. Acara penerimaan mahasiswa baru diselenggarakan pada Selasa, 15 Juli, dan semakin istimewa karena dihadiri langsung oleh Wakil Menteri Pekerjaan Umum, Diana Kusumastuti.

Dalam sambutannya, Wamen menyampaikan pesan khusus dari Menteri PU kepada para mahasiswa baru. Ia menekankan pentingnya menekuni studi dengan serius, memperkuat keterampilan, serta aktif berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur nasional. “PUtech bukan sekadar kampus, tetapi living laboratory. Mahasiswa belajar langsung di lapangan dengan kurikulum yang selaras dengan kebutuhan industri. Ini peluang emas untuk ikut serta mewujudkan ASTA CITA dan target besar 608 Kementerian PU,” ujar Diana.

Tahun ini, PUtech sukses membuka tiga program studi unggulan. Pertama, D-III Teknologi Konstruksi Bangunan Gedung dengan 151 mahasiswa. Kedua, D-III Teknologi Konstruksi Jalan dan Jembatan yang ditempati 150 mahasiswa. Ketiga, D-III Teknologi Konstruksi Bangunan Air dengan 125 mahasiswa. Sebanyak 38 persen dari mahasiswa baru adalah perempuan, mencerminkan komitmen kampus terhadap inklusivitas dan kesetaraan.

Penambahan Tenaga Pengajar untuk Menjaga Kualitas Pembelajaran

Direktur PUtech, Brawijaya, menjelaskan bahwa peningkatan jumlah mahasiswa diikuti dengan penambahan tenaga pengajar. “Kami menyambut 14 dosen baru dan 13 laboran CPNS agar kualitas pengajaran tetap prima. Rasio dosen-mahasiswa tetap kami jaga,” tegasnya.

Mahasiswa baru tahun ini berasal dari 35 provinsi di seluruh Indonesia. Hal ini tidak hanya memperkaya dinamika kampus, tetapi juga menunjukkan bahwa PUtech menjadi katalis mobilitas sosial dan pusat talenta muda dari berbagai penjuru Nusantara.

Selain itu, terjadi peningkatan signifikan pada jalur prestasi. Sebanyak 111 mahasiswa diterima melalui jalur prestasi akademik dan non-akademik, dua kali lipat dari tahun sebelumnya. Beragam skema beasiswa juga disiapkan untuk mendukung mereka.

Proses Akreditasi dan Program Strategis

“PUtech sedang dalam proses akreditasi untuk program Teknik Konstruksi Jalan dan Jembatan. Sementara dua prodi lainnya sudah menyandang status ‘Baik Sekali’,” ungkap Brawijaya.

PUtech juga terus memacu sepuluh program strategis, mulai dari penguatan akademik, modernisasi fasilitas, kolaborasi internasional, hingga pendirian Lembaga Sertifikasi Profesi dan Career Center. Kampus ini bahkan dikenal sebagai pelopor konsep Smart and Green Campus di Indonesia.

Semangat dari Kepala BPSDM Kementerian PU

Kepala BPSDM Kementerian PU, Apri Artoto, turut memberi semangat bagi mahasiswa baru. Dia menekankan pentingnya karakter dan keterampilan praktis sebagai bekal utama di dunia kerja. “Kami ingin lulusan PUtech bukan hanya siap kerja, tetapi benar-benar bisa kerja. Kreatif, adaptif, dan mampu menjadi pemecah masalah di industri infrastruktur,” ujarnya tegas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *