MAJALENGKA, WARTAJAYAVISION.COM – Puluhan warga Desa Bongas Wetan, Kecamatan Sumberjaya, Kabupaten Majalengka, dengan mengendarai sepeda motor, mendatangi PT Karya Putra Sangkuriang (PT KPS) yang berlokasi di Jalan Terusan Lojikobong, Kecamatan Sumberjaya, Selasa (31/12/2024).

Ketua rombongan sekaligus Ketua Paguyuban Masyarakat Bongas Wetan, Kusnadi, menyampaikan bahwa kedatangan mereka ke PT KPS bukan tanpa alasan.

“Kami merasa tidak dihargai oleh PT KPS yang telah bekerja sama dengan LPK Debora yang berada di luar Kabupaten Majalengka. Padahal, sejak awal kami sudah mengarahkan semua pelamar untuk melalui LPK Darma Wangsa Nusantara (LPK DWN), yang merupakan LPK Pribumi dengan status dan legalitas yang jelas,” ungkap Kusnadi.

Ia menambahkan bahwa pada perekrutan awal, pihaknya mengajukan 100 pelamar melalui LPK DWN. Namun, kuota tersebut sudah diisi oleh pelamar yang mendaftar melalui LPK Debora, bahkan para pelamar tersebut sudah direncanakan untuk diberangkatkan ke Bandung guna mengikuti pelatihan kerja. “Kami mendapat informasi bahwa PT KPS ini akan memproduksi ban/karet,” lanjutnya.

Dengan tegas, Kusnadi menuntut agar semua kegiatan operasional PT KPS dihentikan sementara hingga ada kepastian kerja sama antara PT KPS dengan LPK Pribumi.

Sementara itu, di area PT KPS, tidak ditemukan pimpinan perusahaan atau perwakilannya. Hanya ada beberapa buruh bangunan yang tengah menyelesaikan pembangunan pabrik. Salah satu buruh, Permana, menjelaskan, “Kami tidak punya kewenangan terhadap aturan atau kebijakan PT KPS, karena kami hanya buruh bangunan. Pimpinan proyek (Pimpro) juga tidak selalu ada di lokasi, hanya datang sewaktu-waktu,” ujarnya. Permana menambahkan bahwa mereka akan menyampaikan tuntutan warga kepada pimpinan proyek karena komunikasi mereka terbatas.

Kapolsek Sumberjaya, IPTU Adeng, menyatakan bahwa meskipun tidak menerima laporan tertulis terkait kejadian ini, pihak Polsek bersama Koramil selalu siap memonitor kegiatan warga secara humanis agar tidak menimbulkan gesekan yang memperkeruh suasana. “Kami mengawal rombongan dari titik awal perjalanan hingga memasuki area PT KPS dan memastikan mereka kembali ke rumah masing-masing dengan aman,” tutup Kapolsek.

1 Komentar

  1. laporan untuk kps majalengka dukungan dari HRD ibu penti dewi kuraesin yang mendukung kps majalengka sebagai unsur kemajuan business manajemen perusahaan swasta dalam rangka mewujudkan analissi barang exspor dan impor seperti contoh antaera lain
    teori .
    alat dan bahan bantuan operasiponal kinerja swasta
    contoh nya : alat bahan buatan indonesia yang memiliki untuk pembuatan ban seperti karet ban yang di exspolilasi dalam bentuk di rute glodok jakarta indonesia kuran
    dukungan no rekening donasi anak yatim piatu lingga raheur ibu rossi aprilia kuran

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *