Polemik Pencurian di Restoran Bibi Kelinci: Klarifikasi Zendhy Kusuma dan Tanggapan Nabilah O’Brien
Polemik yang melibatkan nama Zendhy Kusuma dalam kasus dugaan pencurian di restoran milik selebgram kuliner Nabilah O’Brien kini semakin memanas. Isu ini menarik perhatian publik, terutama setelah berbagai pihak saling memberikan klarifikasi dan bukti-bukti yang mereka anggap valid.
Zendhy Kusuma dengan tegas membantah tuduhan mencuri sebagaimana yang ramai diberitakan. Ia mengklaim bahwa ia hanya menunda pembayaran karena kecewa dengan pelayanan di restoran tersebut. Menurutnya, pesanan yang ia dan istrinya pesan tidak segera datang meskipun telah menunggu cukup lama. Ia juga menyebut bahwa ia akhirnya memutuskan untuk keluar dari restoran tanpa melakukan pembayaran, namun hal itu dilakukan dengan niat untuk bertemu pemilik atau penanggung jawab restoran.
Klarifikasi Zendhy Kusuma
Dalam unggahan terbarunya di akun Instagram, Zendhy menjelaskan kronologi kejadian tersebut. Ia mengatakan bahwa ia dan istri datang ke restoran pada malam kejadian sekitar pukul 22.00. Saat itu, kondisi restoran masih relatif sepi. Mereka kemudian melakukan pemesanan makanan dan minuman seperti biasanya. Namun, pesanan mereka tidak kunjung datang meski telah menunggu cukup lama.
“Kami beberapa kali menanyakan kepada pelayan mengenai pesanan tersebut padahal awalnya kami diberi tahu bahwa makanan akan selesai dalam waktu 15 menit,” kata Zendhy.
Ia menambahkan bahwa setelah menunggu hampir dua jam, pesanan mereka belum juga datang. Kesabaran Zendhy pun habis, sehingga ia memutuskan untuk masuk ke area dapur untuk memastikan pesanannya sudah diproses. Ia mengatakan bahwa saat itu ia tidak dihalangi oleh siapa pun dan melihat bahwa pesanan mereka belum dibuat.
Setelah berdebat dengan pegawai restoran, Zendhy dan istrinya akhirnya meninggalkan restoran. Ia mengaku bahwa ia tidak membayar makanan dan minuman yang ia pesan karena ingin bertemu dengan penanggung jawab restoran.
“Ketika kami berada di mobil, pegawai membawa mesin EDC dan meminta bayaran. Kami menyampaikan bahwa kami bersedia melakukan pembayaran namun kami dapat lebih dahulu bertemu dengan penanggung jawab restoran untuk menjelaskan situasi dan kondisi,” ujarnya.
Pembayaran Dilakukan Setelah Kejadian
Zendhy mengklaim bahwa ia kembali datang ke restoran keesokan harinya untuk bertemu dengan pemilik restoran dan meminta maaf atas insiden yang terjadi. Namun, ia tidak berhasil bertemu dengan Nabilah O’Brien. Akhirnya, ia menransfer biaya pesanan sebesar Rp530.150 di tanggal 27 September 2026.
“Kami menegaskan bahwa pembelian makanan dan minuman sudah dibayarkan. Dan bukti transaksi pembayaran tersebut telah kami berikan ke pihak berwenang,” tambahnya.
Ia juga menyatakan bahwa meskipun pembayaran tidak dilakukan di hari kejadian, ia merasa dirinya tidak melakukan pencurian karena pembayaran telah dilakukan.
Tanggapan Nabilah O’Brien
Menanggapi klarifikasi Zendhy, Nabilah O’Brien memberikan tanggapan yang berbeda. Ia membantah cerita Zendhy soal menunggu pesanan selama dua jam. Bahkan, ia menyatakan memiliki bukti valid berupa rekaman CCTV dan bill yang menunjukkan durasi kejadian.
“Halo pak, saya ikut klarifikasi disini ya. sesuai cctv dan bill, bapak datang kurang lebih pukul 22.51, lalu 22.57 melakukan pesanan takeaway, pukul 23.00 orderan masuk ke dalam sistem. Lalu bapak dan ibu keluar dari restoran 23.53,” ujar Nabilah.
Ia menegaskan bahwa total waktu yang dihabiskan oleh Zendhy dan istrinya di restoran tidak sampai dua jam. Ia berharap dengan klarifikasi Zendhy ini, tidak membuat usaha miliknya semakin terlihat buruk dan tidak profesional.
Perkembangan Terbaru
Hingga saat ini, kasus ini masih menjadi perbincangan hangat di media sosial. Banyak warganet yang memperhatikan perkembangan terbaru dan menantikan klarifikasi lebih lanjut dari pihak-pihak terkait. Banyak pihak berharap agar persoalan ini dapat segera menemukan titik terang agar tidak menimbulkan kesalahpahaman yang semakin luas.









