Wartajayavision.com, – Sejak zaman dulu, madu sudah digunakan untuk mengobati berbagai macam penyakit.

Hingga sekarang, cairan manis yang dihasilkan oleh lebah ini masih dipercaya memberikan khasiat medis, salah satunya adalah madu kelulut.

Madu kelulut adalah salah satu jenis produk lebah yang mungkin cukup jarang terdengar.

Dilansir dari klikdokter, madu ini memiliki nama lain stingless bee honey atau madu meliponin yang berasal dari lebah Trigona itama dan Trigona thoracica.

Lebih mungil ini istimewa karena termasuk spesies primitif yang hanya menghasilkan madu dalam jumlah sedikit. Ciri khasnya, lebah ini tidak punya sengat.

Jika dibandingkan dengan madu biasa, madu kelulut memiliki beberapa keunggulan termasuk memiliki kadar air yang lebih tinggi.

Selain itu, madu jenis ini juga memiliki kadar antioksidan yang tinggi dan total karbohidrat lebih rendah.

Cita rasa madu ini terbilang unik dan berbeda dari madu biasanya.

Madu kelulut berwarna agak gelap, tidak bening, serta perpaduan rasa agak manis, asam, dan pahit.

Namun, istimewanya, madu ini dikatakan memiliki kisaran nutrisi dan nilai gizi yang lebih tinggi dibandingkan dengan lebah madu biasanya.

Manfaat Madu Kelulut

1. Baik untuk Penyembuhan Luka

Madu kelutut sering digunakan untuk menyembuhkan luka.

Walaupun mekanismenya belum diketahui secara pasti, mengaplikasikan madu jenis ini pada luka sebagai salep tipis bisa membantu mempercepat proses penyembuhan luka dan pertumbuhan sel-sel kulit baru.

Hal ini karena adanya kombinasi antioksidan, antibakteri dan antiinflamasi dalam madu kelulut.

2. Mengatasi Peradangan

Anda mungkin baru tahu bahwa madu kelutut juga berkhasiat untuk menangani peradangan.

Hal ini karena madu jenis ini mengandung antioksidan kuat yang mendukung efek antiinflamasi pada tubuh.

Madu kelulut mampu menghambat aktivitas enzim-enzim yang menghasilkan radikal bebas dalam tubuh sehingga berbagai macam penyakit kronis dapat dicegah.

3. Mencegah Kanker

Madu kelulut dikatakan mampu mencegah pertumbuhan kanker.

Hal ini lagi-lagi diperoleh dari antioksidan dan antiinflamasi yang terkandung dalam madu ini.

Seperti yang diketahui, peradangan berkontribusi terhadap pertumbuhan sel-sel kanker.

Namun, masih diperlukan penelitian lebih lanjut tentang mekanisme pencegahan kanker oleh madu jenis ini.

4. Menurunkan Berat Badan

Sampai sekarang, obesitas merupakan masalah kesehatan di hampir seluruh dunia dan menjadi faktor risiko timbulnya berbagai penyakit.

Sebuah penelitian pada tikus menunjukkan, madu kelulut memiliki efek antiobesitas.

Hal ini ditunjukkan dengan berkurangnya jumlah sel adiposit atau sel lemak dalam tubuh tikus yang diberikan madu kelulut.

5. Sebagai Antibakteri Alami

Madu kelutut memiliki efek antibakteri. Hal ini disebabkan karena adanya kandungan hydrogen peroksida yang tinggi dan ekstrak fenolik di dalamnya.

Kedua kandungan tersebut dikatakan ampuh untuk mengatasi empat jenis bakteri gram positif dan dua jenis bakteri gram negatif.

6. Memperkuat Sistem Imun

Sistem imun yang kuat akan mencegah berbagai macam penyakit, termasuk flu dan batuk.

Walaupun terkesan sebagai penyakit yang sepele, gejala dari flu dan batuk bisa mengganggu aktivitas sehari-hari.

Efek imunomodulator dalam madu kelulut bisa membantu memperkuat sistem imun sehingga mencegah penyakit-penyakit tersebut.

7. Berpotensi untuk Kesehatan Otak

Pada sebuah penelitian ditemukan bahwa salah satu komponen madu kelulut, yaitu fenilalanin dapat meningkatkan kerja dari senyawa yang bertanggung jawab untuk aktivitas listrik otak.

Karenanya, kandungan ini bisa memperbaiki memori otak.

Tidak sampai di situ, penelitian lain juga menunjukkan bahwa madu jenis ini bisa meredakan kecemasan.

8. Memiliki Efek Antiaging

Radikal bebas tidak hanya memengaruhi tubuh dengan mencetuskan berbagai penyakit kronis.

Radikal bebas juga menyebabkan penuaan pada kulit. Hal ini tentu dapat mengganggu penampilan Anda.

Sebagai sumber antioksidan alami, madu kelulut bisa bermanfaat untuk mencegah penuaan dengan menangkal radikal bebas pada kulit. Hasilnya, kulit akan tampak awet muda.

9. Baik untuk Penyandang Diabetes

Madu yang satu ini memiliki efek menghambat enzim alfa amilase dan alfa glukosidase yang lebih baik dibandingkan madu lainnya.

Kedua enzim tersebut bertugas untuk memecah karbohidrat menjadi molekul gula yang sederhana sehingga penyerapan gula meningkat.

Oleh karena itu, madu kelulut memiliki khasiat bagi penderita diabetes.

Sebab, madu jenis ini dapat menjaga agar kadar gula darah tidak meningkat drastis.

10. Menurunkan Kolesterol

Selain mengontrol gula darah, madu kelulut juga memiliki manfaat dalam menurunkan kadar kolesterol jahat dan trigliserida dalam tubuh.

Sebagaimana diketahui, kolesterol merupakan salah satu penyebab dari serangan jantung.

Selain mengurangi kolesterol jahat, khasiat lainnya dari madu kelutut adalah meningkatkan kadar kolesterol baik dalam tubuh.

Perbedaan Madu Kelulut dengan Madu Lainnya

1. Lebih mahal

Meski tidak sepopuler madu biasa, budidaya madu kelulut memiliki sisi ekonomis bagi peternaknya.

Dari harganya, madu kelulut lebih mahal dari madu biasa karena memang lebah kelulut tidak menghasilkan madu yang berlimpah, yakni hanya 100-200 ml saja per 3 bulan.

Meskipun demikian, peminat lebah kelulut sangat banyak, lebahnya pun relatif lebih mudah dibudidayakan.

Lebah ini tidak bersifat agresif dalam mempertahankan sarangnya sehingga berisiko kecil menimbulkan cedera pada manusia akibat gigitan lebah.

2. Rasa lebih asam

Madu identik dengan rasanya yang manis, tak terkecuali madu kelulut.

Hanya saja, Anda juga akan merasakan sedikit asam pada madu kelulut karena kadar keasaman madu ini mencapai 3,05-4,55.

Tekstur madu kelulut juga lebih encer dari madu biasa karena kadar airnya lebih banyak, yakni berkisar antara 30-35 persen.

Dari segi fisik, madu kelulut memiliki warna cokelat amber.

Selain madu, lebah kelulut juga menghasilkan bee pollen dan propolis yang sering diolah menjadi produk kesehatan karena memiliki manfaat bagi manusia.

Bee pollen adalah butiran tepungsari bunga jantan yang merupakan makanan tambahan bagi lebah, sedangkan propolis adalah lem lebah untuk melindungi sarang dari serbuan predator.

(*)

(BanjarmasinPost/M.Risman Noor/Anjar Wulandari)

Artikel ini telah tayang di BanjarmasinPost.co.id dengan judul Khasiat Madu Kelulut bagi Kesehatan Tubuh, Mencegah Kanker dan Antibakteri Alami, https://banjarmasin.tribunnews.com/2021/07/19/khasiat-madu-kelulut-bagi-kesehatan-tubuh-mencegah-kanker-dan-antibakteri-alami.

Editor: M.Risman Noor

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *