BREBES, WARTAJAYAVISION.COM -Persiapan pemberangkatan calon jamaah haji tahun 2026 di Kabupaten Brebes terus dimatangkan. Sebanyak 38 armada bus telah disiapkan untuk mengangkut jamaah menuju Asrama Haji Donohudan, dengan jadwal keberangkatan pada 22 dan 23 April 2026.
Armada yang digunakan terdiri dari bus dengan lambung Dede Jaya, Dewi Sri, serta sebagian lainnya dari PO Blue Star. Pengangkutan jamaah haji ini berlaku pulang pergi (PP) sebagai bagian dari pelayanan pemerintah daerah.
Seluruh bus nantinya akan diarahkan menuju titik drop off Makkah Route di Bandara Adi Soemarmo, dengan pengawalan khusus menggunakan kendaraan “follow me car” guna memastikan kelancaran dan keamanan perjalanan jamaah.
7 Orang PHD Lolos Seleksi Ketat
Selain jamaah haji, sebanyak tujuh orang Petugas Haji Daerah (PHD) juga akan diberangkatkan untuk mendampingi jamaah selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.
Adapun nama-nama PHD yang terpilih di antaranya, Nasiki, Asmi Aziz, Poniran, Supardi, dr. Fajar, Edi Wantoro, Fafat.
Mereka merupakan hasil seleksi ketat dari lebih dari 20 pendaftar melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) dan Pemerintah Daerah Brebes. Proses seleksi dilakukan oleh Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Jawa Tengah di Semarang, meliputi tes akreditasi dan Computer Assisted Test (CAT).
Tugas dan Masa Pendampingan
Petugas Haji Daerah (PHD) memiliki peran penting dalam mendampingi jamaah selama kurang lebih 40 hari, dengan estimasi kepulangan pada awal Juni 2026.
Tugas PHD terbagi menjadi dua bidang utama, yaitu:
Pendampingan umum, seperti pengaturan jadwal kegiatan di Makkah dan Madinah, konsumsi, serta koordinasi dengan ketua regu, rombongan, dan kloter.
Pendampingan medis, untuk memastikan kondisi kesehatan jamaah tetap terjaga selama menjalankan ibadah.
Pembiayaan dari APBD
Seluruh biaya operasional PHD ditanggung melalui APBD Kabupaten Brebes, sesuai dengan regulasi yang berlaku. Biaya haji untuk PHD sendiri setara dengan jamaah haji reguler, yakni sekitar Rp83 juta.
Selain itu, petugas PHD juga mendapatkan uang saku sebesar Rp10 juta yang dipotong pajak sebesar 5 persen.
Sementara itu, biaya transportasi bus juga dibiayai oleh APBD dengan nominal sekitar Rp9.200.000 per armada.
Harapan Kelancaran
Dengan persiapan yang matang, diharapkan seluruh rangkaian pemberangkatan jamaah haji asal Brebes dapat berjalan lancar, aman, dan nyaman, sehingga para jamaah dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk di Tanah Suci.









