Hari Kesehatan Nasional menjadi momen penting yang digunakan untuk mengingatkan masyarakat akan peran kesehatan dalam mendukung produktivitas, kesejahteraan, dan perkembangan sosial. Di tengah perayaan ini, isu kesehatan khususnya terkait perawatan bayi juga menjadi fokus utama. Salah satu aspek penting dalam perawatan bayi adalah penggunaan popok yang tepat.
Popok bayi kini menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari para orang tua. Menurut riset yang dilakukan oleh Unicharm, lebih dari 75 persen bayi di Indonesia mulai menggunakan popok sejak minggu pertama kelahiran. Namun, pemilihan dan penggunaan popok yang tidak sesuai dengan kebutuhan bayi dapat menyebabkan berbagai masalah, seperti ruam popok, kulit yang terasa pengap, atau popok yang menggembung setelah menyerap cairan.
Berdasarkan survei konsumen popok bayi pada 2025, keluhan terkait kondisi kulit bayi saat memakai popok masih tinggi. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat masih memerlukan edukasi lebih lanjut mengenai pemilihan popok yang tepat.
Untuk menjawab hal tersebut, PT Uni-Charm Indonesia Tbk (Unicharm) menggelar sesi edukasi tentang pemilihan popok bayi. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menunjukkan komitmen perusahaan terhadap kesehatan ibu dan anak. Dalam pelaksanaannya, Ikatan Bidan Indonesia (IBI) turut serta sebagai mitra strategis.
Direktur Unicharm, Sri Haryani, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam mewujudkan misinya. Misi perusahaan adalah menciptakan masyarakat Indonesia yang sehat, mandiri, nyaman, dan bahagia.
“Sebagai salah satu upaya untuk mewujudkannya, kali ini Unicharm bersama IBI berkolaborasi dalam memberikan edukasi tentang pentingnya pemilihan popok bayi yang berkualitas, aman, dan tepat sesuai kebutuhan kepada ibu-ibu di Kabupaten Bogor. Tentunya upaya kami tidak akan berhenti di kegiatan ini saja, namun akan kami kembangkan secara berkelanjutan melalui inisiatif-inisiatif lainnya,” ujar Haryani.
Berikut beberapa tips yang dibahas dalam sesi edukasi tersebut:
Pastikan ukuran sesuai
Popok harus dipilih berdasarkan berat badan bayi agar terhindar dari kebocoran dan iritasi. Popok yang terlalu kecil atau besar bisa menyebabkan ketidaknyamanan baik saat bayi aktif bergerak maupun sedang beristirahat.Pastikan memiliki daya serap yang baik
Pilih popok yang mampu menyerap cairan dengan cepat dan optimal agar kulit bayi tetap kering. Ini penting untuk mencegah ruam popok. Periksa juga apakah popok tetap tidak menggembung setelah menyerap cairan.Pilih tipe popok sesuai tahap perkembangan
Terdapat dua jenis popok, yaitu tipe perekat (Tape) yang cocok untuk bayi baru lahir yang belum banyak bergerak. Sementara itu, tipe celana (Pants) lebih tepat digunakan ketika bayi sudah aktif merangkak atau berjalan, biasanya mulai usia 6 bulan ke atas.Pastikan sirkulasi udara optimal
Popok dengan aliran udara yang baik sangat dibutuhkan, terutama di negara beriklim tropis seperti Indonesia yang cenderung panas dan lembab. Ventilasi udara yang baik membantu mengurangi kelembaban pada area sensitif bayi.Cari yang memiliki fitur tambahan untuk perawatan kulit
Pilih popok yang memiliki keunggulan ekstra untuk menjaga kesehatan kulit, seperti bahan organic cotton atau tambahan coconut oil untuk perlindungan lebih. Hal ini akan memberikan perlindungan dan keunggulan tambahan untuk perawatan kulit bayi.








