Episode 15 dan 16: Konflik Pabrik Dabontech dalam “Typhoon Family”
Dalam episode 15 dan 16 serial drama “Typhoon Family”, fokus utama terletak pada konflik yang melibatkan pabrik Dabontech, sebuah perusahaan teknologi yang dimiliki oleh ayah Bae Song Jung (diperankan oleh Lee Sang Jin). Pabrik ini memproduksi berbagai jenis teknologi baru, termasuk kamera CCTV dan kipas pendingin kamera. Teknologi-teknologi ini memiliki paten yang sepenuhnya dimiliki oleh pemilik pabrik, sehingga menjadi aset penting bagi bisnis tersebut.
Kang Tae Poong (diperankan oleh Lee Junho) terlibat langsung dalam upaya menyelamatkan pabrik Dabontech. Ia tidak hanya menolong keluarga salah satu pegawainya, tetapi juga menghadapi berbagai tantangan untuk menjaga kelangsungan hidup perusahaan tersebut. Berikut beberapa cara yang dilakukan Kang Tae Poong untuk melindungi pabrik Dabontech:
Kang Tae Poong segera bergegas menyelamatkan ayah Bae Song Jung yang berpikir untuk bunuh diri
Saat mengetahui bahwa ayah Bae Song Jung sedang menghadapi tekanan besar, Kang Tae Poong segera bertindak. Ia mengambil inisiatif untuk menemui sang pemilik pabrik dan mencegah tindakan ekstrem yang bisa saja terjadi.Membeli 500 CCTV dengan sensor suara untuk membayar utang di bank

Setelah mengetahui akar masalah dari utang Dabontech, Kang Tae Poong memutuskan untuk membeli 500 unit CCTV yang dilengkapi sensor suara. Tujuannya adalah agar Dabontech bisa membayar utangnya ke bank, meskipun langkah ini terlihat cukup tak biasa.Menyetujui kontrak pembayaran dengan Dabontech sebelum posisi CEO Typhoon Trading diambil alih Pyo Hyun Jun

Sebelum Pyo Hyun Jun mengambil alih posisi CEO Typhoon Trading, Kang Tae Poong sempat menyetujui kontrak pembayaran antara Dabontech dan pihak bank. Langkah ini memberikan kesempatan bagi Dabontech untuk menyelesaikan utangnya secara lebih terstruktur.Memohon hingga marah kepada kepala cabang bank saat pembayaran ditolak

Ketika bank menolak pembayaran utang dari Dabontech, Kang Tae Poong tidak tinggal diam. Ia memohon bahkan sampai marah kepada kepala cabang bank untuk memastikan bahwa Dabontech mendapatkan kesempatan untuk melunasi hutangnya.Menyusup ke kantor Pyo Hyun Jun untuk mencari bukti soal upaya mempailitkan Dabontech

Kang Tae Poong dan timnya melakukan penyelidikan lebih lanjut dengan menyusup ke kantor Pyo Hyun Jun. Mereka ingin mengetahui apakah ada pihak tertentu yang sengaja berusaha mempailitkan Dabontech.Mengetahui alasan di balik masalah Dabontech

Setelah menyelidiki, mereka menemukan bahwa ada pihak yang ingin mengambil paten teknologi kipas pendingin kamera dari Dabontech. Hal ini menjadi motivasi utama di balik semua konflik yang terjadi.Meyakinkan pemilik Dabontech untuk melepas paten tersebut

Kang Tae Poong kemudian berusaha meyakinkan pemilik Dabontech untuk melepas paten teknologi tersebut. Tujuannya adalah agar kepemilikan pabrik tidak direbut oleh pihak luar.Membeli Dabontech di hari lelang menggunakan uang pembayaran CCTV

Di hari lelang, Kang Tae Poong memutuskan untuk “membeli” Dabontech menggunakan uang hasil pembayaran CCTV. Meskipun awalnya tujuan uang tersebut adalah untuk membayar utang, ia memilih untuk menggunakannya untuk menyelamatkan pabrik.
Dalam “Typhoon Family”, Kang Tae Poong sering kali menjadi pahlawan bagi perusahaan-perusahaan kecil, termasuk Dabontech. Ia menggunakan berbagai ide brilian untuk membantu perusahaan yang sedang menghadapi masalah. Cara-cara yang digunakan Kang Tae Poong menjadi plot menarik di dua episode terakhir drakor ini. Selain itu, ending dari “Typhoon Family” dinilai memuaskan karena Kang Tae Poong berhasil mencapai tujuannya.















