
Ancaman Bencana Susulan di Sekitar Lokasi Longsor
Di sekitar lokasi longsor di Kampung Sulukuning, Desa Mekargalih, Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, bangunan yang berada di sekitar area tersebut kini menghadapi ancaman bencana susulan. Setelah kejadian yang menewaskan seorang warga, penghuni rumah di sekitar lokasi diminta untuk segera melakukan pengungsian.
Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein, menyampaikan bahwa setelah kejadian bencana, terdapat potensi longsoran tambahan yang bisa saja terjadi. Oleh karena itu, ia memberi peringatan kepada pemilik rumah yang berada di atas tebing di perumahan tersebut untuk sementara waktu melakukan pengungsian.
Menurut observasinya, beberapa rumah berada di bibir tebing yang mengalami tanah longsor pada Minggu, 28 Desember 2025 sore. Risiko longsoran susulan dinilai lebih tinggi setelah tembok penahan tebing (TPT) rusak akibat bencana sebelumnya. Untuk mencegah korban jiwa seperti yang terjadi sebelumnya, pemerintah daerah dan warga setempat diminta untuk bekerja sama dalam memperkuat struktur tanah yang masih labil.
Korban bernama Jaya (51 tahun) akhirnya ditemukan pada malam hari setelah operasi pencarian dan penyelamatan dilakukan selama lebih dari tiga jam. Bupati yang turun langsung ke lokasi mengakui bahwa proses evakuasi menghadapi beberapa kendala.
”Evakuasi ini memang agak sulit karena material longsoran berupa beton yang jatuh akibat TPT yang roboh. Selain itu, ruang evakuasi juga sempit sehingga tidak bisa memasukkan alat berat. Semuanya dilakukan secara manual, kita potong dan angkat satu per satu,” ujarnya.
Bupati juga menawarkan bantuan kepada warga yang rumahnya terancam longsoran susulan. Mereka diminta mencari lahan kosong di lokasi lain yang aman dari risiko longsoran, dan pembangunan rumah baru akan dibantu oleh pemerintah daerah.
Namun, rencana tersebut kemungkinan hanya bisa direalisasikan ketika kondisi cuaca membaik. Untuk saat ini, warga diminta untuk melakukan pengungsian sementara ke lokasi yang lebih aman guna mencegah terjadinya bencana susulan.
Peran BPBD dalam Penanganan Bencana
Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Purwakarta menangani sedikitnya sebelas laporan bencana alam sepanjang hari itu. Semua kejadian tersebut diduga dipicu oleh hujan lebat yang tidak didukung oleh kesiapan drainase atau saluran pembuangan air.
”Sebenarnya banyak laporan bencana yang lain berupa banjir genangan dan beberapa waktu sudah surut lagi. Kemarin itu yang kita atasi antara lain longsoran dan pohon tumbang yang menimpa rumah,” kata Kepala Pelaksana BPBD Purwakarta, Heryadi Erlan.
Upaya Mitigasi Bencana
Selain itu, upaya mitigasi bencana harus segera dilakukan untuk mengurangi risiko bencana susulan. Pemerintah desa dan warga setempat diminta untuk bekerja sama dalam memperkuat struktur tanah yang masih labil. Dengan kolaborasi ini, diharapkan dapat mencegah terulangnya kejadian serupa.
Kesimpulan
Ancaman bencana susulan di wilayah Kampung Sulukuning menjadi perhatian serius bagi pemerintah dan warga setempat. Dengan tindakan cepat dan koordinasi yang baik, diharapkan dapat meminimalkan risiko yang mungkin terjadi. Pengungsian sementara, bantuan pembangunan rumah baru, serta penguatan struktur tanah menjadi langkah penting dalam menjaga keselamatan warga.








