INDRAMAYU, WARTAJAYAVISION.COM – Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU), dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu mulai membahas rencana pembangunan Jalan Tol Kertajati–Indramayu (Kerta-Ayu), yang terus mendapat perhatian dari berbagai pihak.
Sebagai bentuk keseriusan, Bappenas, Kementerian PU, dan Pemkab Indramayu mengagendakan studi pendahuluan yang dilakukan secara daring pada Senin, 19 Mei 2025.

Jalan tol Kertajati–Indramayu yang direncanakan sepanjang 46 kilometer ini digadang-gadang akan menjadi infrastruktur strategis guna mendorong kemajuan perekonomian wilayah Indramayu, sekaligus memperkuat konektivitas Kawasan Bisnis Segitiga Rebana, yakni akronim dari wilayah Cirebon, Patimban, dan Kertajati.

Tol ini dinilai sangat penting, mengingat saat ini Kabupaten Indramayu tengah mengembangkan beberapa kawasan industri besar seperti Kawasan Industri Losarang, pengembangan pabrik petrokimia Balongan, industri sepatu di Kecamatan Krangkeng, hingga hadirnya Asrama Haji Jawa Barat di Kecamatan Lohbener.

Masyarakat Indramayu tentu sangat berharap percepatan pembangunan jalan tol ini dapat segera terwujud dan memberikan dampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan daerah.








