Senam Anak Indonesia Hebat Jadi Fokus Kunjungan Mendikdasmen di OKU Timur

Senam Anak Indonesia Hebat menjadi fokus utama kunjungan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Prof. Dr. Abdul Mu’ti di Kabupaten OKU Timur, Sumatera Selatan. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari Program Pagi Ceria yang bertujuan membangun karakter generasi muda sejak dini.

Abdul Mu’ti mengapresiasi antusiasme ratusan siswa-siswi yang mengikuti senam tersebut. Ia menilai bahwa semangat dan kedisiplinan anak-anak merupakan fondasi penting dalam pembentukan karakter, kesehatan, serta optimisme masa depan bangsa. Meski tiba di OKU Timur pada dini hari, ia terkesan dengan suasana pagi yang penuh energi positif dari para siswa.

“Melihat anak-anak yang bersemangat ini, saya yakin Indonesia Emas 2045 bukan sekadar mimpi, tetapi sesuatu yang bisa kita wujudkan bersama,” ujar Abdul Mu’ti saat berkunjung ke SMPN 1 Belitang, Kamis (22/1/2026).

Pembentukan Karakter Generasi Masa Depan

Kegiatan Senam Anak Indonesia Hebat tidak hanya sekadar aktivitas fisik, tetapi juga menjadi awal dari pembentukan karakter generasi Indonesia Emas 2045. Dalam program ini, para siswa TK hingga jenjang dasar tampak hafal dan antusias mengikuti gerakan senam tersebut. Bahkan, Abdul Mu’ti secara terbuka mengapresiasi kemampuan anak-anak OKU Timur.

“Kalau boleh jujur, tadi saya malah nyontek anak-anak. Mereka luar biasa,” ucapnya disambut tawa hadirin.

Menurut Abdul Mu’ti, Senam Anak Indonesia Hebat merupakan bagian dari implementasi kebijakan Pagi Ceria yang telah diatur dalam Surat Edaran Bersama tiga menteri. Program ini mencakup tiga kegiatan utama sebelum pembelajaran dimulai, yaitu doa bersama, menyanyikan Indonesia Raya, dan senam. Ia menjelaskan bahwa pembiasaan sederhana namun rutin seperti senam pagi memiliki dampak besar dalam membangun karakter anak.

Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat

Abdul Mu’ti menekankan pentingnya tujuh kebiasaan Anak Indonesia Hebat, salah satunya adalah bangun pagi, sebagai pondasi membentuk generasi berdaya saing. Selain itu, ia juga menegaskan konsep tiga karakter utama yang harus dimiliki anak Indonesia agar mampu bersaing di masa depan, yakni knowledgeable (berpengetahuan luas), capable (terampil dan serba bisa), serta humble (rendah hati dan berakhlak mulia).

“Anak-anak boleh pintar dan terampil, tapi tanpa kerendahan hati dan akhlak yang baik, kesuksesan itu tidak akan utuh,” tegasnya.

Selain itu, ia juga memperkenalkan kembali program sekolah aman dan nyaman serta bernyanyi bersama lagu hidup rukun bersama teman. Ini merupakan program yang dikembangkan sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, agar anak-anak Indonesia membiasakan hidup rukun bersama teman-teman.

Pesan untuk Guru dan Siswa

Dalam kesempatan ini, Abdul Mu’ti juga menyampaikan pesan kepada guru-guru yang bekerja di Kabupaten OKU Timur agar dapat bekerja dengan sebaik-baiknya dan secara profesional. Ia menekankan pentingnya mencintai anak-anak didik serta membangun hubungan yang baik antara sekolah dan orang tua. Ia juga memberikan semangat kepada anak-anak didik agar dapat memperoleh prestasi.

Fokus pada Pembentukan Watak dan Martabat Peserta Didik

Sementara itu, Bupati OKU Timur Ir. H. Lanosin, MT, MM menyampaikan bahwa kegiatan senam dan pembiasaan karakter sejalan dengan visi daerah dalam memanusiakan manusia melalui pendidikan. Ia menekankan bahwa pembangunan pendidikan di OKU Timur tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga pada pembentukan watak dan martabat peserta didik.

Dalam sambutannya, Bupati juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Kemendikdasmen, termasuk dana revitalisasi pendidikan sebesar Rp23,8 miliar yang telah memperbaiki 29 sekolah serta mendorong percepatan digitalisasi pendidikan melalui bantuan Interactive Flat Panel dan Laptop Merah Putih.

“Ikuti berita di Google News”

“KLIK DI SINI”


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *