Pengumuman Enam Nama Peserta yang Lolos Seleksi JPT Madya Sekda Provinsi NTT

Panitia Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Madya Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) telah mengumumkan enam nama peserta yang masuk peringkat teratas hasil seleksi tahap administrasi, rekam jejak, uji kompetensi bidang, dan wawancara. Dari keenam nama tersebut, salah satunya adalah Paskalis Ola Tapobali, yang pernah menjabat sebagai Penjabat Bupati Lembata periode 2024-2025.

Pengumuman ini disampaikan oleh Panitia Seleksi melalui Surat Nomor 08/PSEL-JPT/2025 tertanggal 21 Desember 2025. Keenam peserta yang dinyatakan lolos merupakan hasil rekapitulasi nilai seluruh tahapan seleksi yang telah dilaksanakan untuk pengisian jabatan Sekretaris Daerah Provinsi NTT Tahun 2025.

Menurut Ketua Panitia Seleksi, Prof. Dr. Alo Uliweri, MS, keenam nama tersebut dipilih berdasarkan penilaian menyeluruh dan objektif terhadap kompetensi, rekam jejak, serta hasil wawancara peserta. “Panitia telah melakukan penilaian sesuai ketentuan yang berlaku dan menetapkan enam peserta dengan nilai terbaik untuk melanjutkan ke tahapan seleksi berikutnya,” jelas Alo Uliweri.

Berikut adalah enam nama peserta yang masuk dalam peringkat teratas:

  • Aloysius Hodoedo
  • Fransiskus Selosodo
  • Noldy Hosea Polikolo
  • Paskalis Ola Tapobali
  • Ruth Diana Laknodat
  • Servinus Bobo Ribi

Selanjutnya, keenam peserta tersebut berhak mengikuti tahapan Uji Kompetensi Manajerial dan Sosial Kultural, yang akan diselenggarakan oleh Pusat Penilaian Kompetensi Aparatur Sipil Negara Badan Kepegawaian Negara (BKN). Uji kompetensi tersebut dijadwalkan berlangsung selama dua hari, yakni Senin dan Selasa, 22-23 Desember 2025, mulai pukul 07.30 WITA hingga selesai, bertempat di Assessment Center BKN Provinsi NTT.

Selain itu, Panitia Seleksi juga mewajibkan para peserta untuk mengisi Form Data Kinerja Individu, Behavioral Event Questionnaire, serta Daftar Riwayat Hidup yang akan dibagikan oleh panitia dan diunggah ke Google Drive paling lambat Rabu, 24 Desember 2025 pukul 12.00 WITA.

Proses seleksi Sekretaris Daerah Provinsi NTT ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi NTT untuk menjaring figur aparatur sipil negara yang profesional, kompeten, dan berintegritas guna mendukung penyelenggaraan pemerintahan daerah yang efektif dan akuntabel.

Tahapan Seleksi yang Dilalui

Proses seleksi yang dilakukan oleh Panitia Seleksi mencakup beberapa tahapan penting, yaitu:

  • Seleksi Tahap Administrasi: Memastikan kelengkapan dokumen dan syarat administratif yang dibutuhkan.
  • Rekam Jejak: Menilai riwayat karier dan prestasi peserta dalam menjalankan tugas sebelumnya.
  • Uji Kompetensi Bidang: Melibatkan evaluasi kemampuan teknis dan keterampilan spesifik yang relevan dengan jabatan Sekda.
  • Wawancara: Untuk mengevaluasi kemampuan komunikasi, pemahaman, dan kepemimpinan peserta.

Setelah melewati tahapan-tahapan tersebut, keenam peserta yang terpilih akan melanjutkan ke uji kompetensi manajerial dan sosial budaya. Uji ini bertujuan untuk menilai kemampuan peserta dalam memimpin, mengelola sumber daya, serta memahami dinamika sosial dan budaya di lingkungan kerja.

Persiapan Peserta Sebelum Uji Kompetensi

Sebelum proses uji kompetensi dimulai, setiap peserta diwajibkan untuk mengisi beberapa formulir penting, antara lain:

  • Form Data Kinerja Individu: Mengisi informasi tentang prestasi dan capaian kerja sebelumnya.
  • Behavioral Event Questionnaire (BEQ): Mengukur perilaku dan respons peserta dalam situasi tertentu.
  • Daftar Riwayat Hidup (CV): Menyajikan informasi lengkap tentang latar belakang pendidikan, pengalaman kerja, dan keahlian.

Semua dokumen tersebut harus diunggah ke Google Drive paling lambat pada Rabu, 24 Desember 2025 pukul 12.00 WITA. Hal ini menjadi persyaratan penting agar semua peserta dapat memenuhi prosedur administratif sebelum mengikuti uji kompetensi lanjutan.

Tujuan Seleksi Jabatan Sekda

Tujuan utama dari seleksi jabatan Sekda Provinsi NTT adalah untuk menemukan sosok yang mampu memimpin dan mengelola pemerintahan daerah secara efektif. Jabatan ini sangat strategis karena berkaitan langsung dengan pengambilan keputusan dan pelaksanaan kebijakan di tingkat provinsi. Oleh karena itu, diperlukan figur yang memiliki kompetensi, integritas, dan kapasitas untuk menjalankan tanggung jawab dengan baik.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *