Insiden Tabrakan yang Menimpa Istri Fiersa Besari
Sebuah kejadian tidak terduga menimpa istri dari musisi ternama, Fiersa Besari. Aqia Nurfadla, istrinya, menjadi korban tabrakan mobil yang menyebabkan cedera dan membutuhkan penyangga selama beberapa minggu ke depan. Kejadian ini mengguncang keluarga Fiersa dan membuatnya merasa sangat marah.
Fiersa menjelaskan hasil rontgen yang menunjukkan bahwa tidak ada retak atau patah tulang pada tubuh Aqia. Hal ini berarti ia tidak perlu dirawat inap atau menjalani operasi. Namun, kemungkinan besar akan terjadi pembengkakan akibat trauma pada otot dalam beberapa hari ke depan.
Insiden tersebut terjadi pada Sabtu (3/1/2026) pagi. Saat itu, Fiersa bersama istri, anak, dan manajernya tiba di Stasiun Gambir setelah manggung. Mereka menggunakan taksi untuk menuju Yogyakarta. Tiba di stasiun, Aqia sedang menurunkan bagasi sementara Fiersa menggendong anaknya yang masih tidur.
Tanpa peringatan, sebuah mobil melaju dari belakang dan menabrak Aqia serta manajer Fiersa, Ubay, yang sedang mengambil koper di bagasi. Benturan tersebut membuat keduanya terjepit antara kendaraan. Mobil penabrak justru kembali maju, sehingga kondisi semakin parah.
Aqia dan Ubay yang sedang ambil koper di bagasi, ditabrak dari belakang dan menjadikan keduanya tergencet antara mobil. Ubay berhasil lepas ke samping, namun Aqia tidak bisa melepaskan diri.
Setelah mobil penabrak itu berhenti, keluarlah sopir yang ternyata seorang pria lanjut usia berusia 60-70 tahunan. Perilaku sang sopir membuat Fiersa sangat marah, apalagi ketika ia meremehkan kejadian tersebut dengan mengatakan “paling keseleo” dan menawarkan uang Rp 200 ribu untuk damai.
Dalam unggahan di Instagram storynya, Fiersa menyampaikan bahwa Aqia dibawa ke Pos Kesehatan KAI Gambir untuk mendapatkan penanganan awal. Sementara itu, manajernya, Ubay, menahan pelaku agar tidak pergi sampai polisi datang.
Polisi kemudian datang dan bertanya soal kronologi kejadian. Pelaku menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki uang dan mobil yang digunakan merupakan milik orang lain. Ia juga menyatakan telah meminta maaf.
Namun, bagi Fiersa, masalah bukan hanya tentang uang. Ini adalah soal konsekuensi atas kesalahan yang dilakukan. Di sisi lain, ia khawatir karena pelaku sudah tua, jangan sampai ada korban lain akibat kelalaiannya.
Fiersa juga menyampaikan kekhawatiran bahwa jika posisinya Kinasih tidak ia gendong dan ikut tergencet, hal yang lebih buruk mungkin terjadi.
Setelah itu, Aqia dibawa ke rumah sakit terdekat, sedangkan pelaku bersama manajernya membuat surat laporan. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa tidak ada retak atau patah tulang, namun kemungkinan akan terjadi pembengkakan.
Sementara itu, Aqia memutuskan untuk tidak memperpanjang laporan karena tidak ingin repot terkait penyitaan barang dan pemeriksaan lanjutan. Pelaku diberikan sanksi berupa tilang dan penahanan STNK.
Lantaran insiden tersebut, Fiersa mengalami kerugian besar. Selain istrinya yang terluka, tiket kereta dan penginapan yang terpaksa dibatalkan juga memberikan dampak finansial yang signifikan. Dalam unggahannya, ia menunjukkan bukti pembayaran tersebut.
”
‘200 ribu’ cenah. Coba tambahkan sendiri saja, belum beberapa bulan ke depan karena ngga bisa beraktivitas normal
,” tulis Fiersa.









