INDRAMAYU, WARTAJAYAVISION.COM – Warga Desa Jumbleng, Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu, dengan penuh suka cita menggelar tradisi Munjung sebagai wujud syukur dan penghormatan terhadap leluhur, Embah Buyut Perawan.
Kegiatan karnaval ini merupakan hasil ide dan gagasan masyarakat setempat, khususnya warga Blok Embah Buyut Perawan di RW 01 dan RW 02.
Karnaval tersebut menampilkan berbagai kreasi seni dari warga masing-masing RT, termasuk ogo-ogo dan musik. Untuk mengantisipasi jika ada peserta yang mengalami gangguan kesehatan, UPTD Puskesmas Cemara turut menyediakan mobil ambulans selama acara berlangsung.

Rute karnaval dimulai dari Pendopo Embah Buyut Perawan di Blok SPBU, kemudian mengelilingi kampung melewati Jalan Pantura Jumbleng hingga menembus perkampungan di RW 01 dan RW 02. Jarak tempuh total perjalanan mencapai 5 kilometer, dengan titik akhir kembali di Pendopo Embah Buyut Perawan.

Dana untuk pelaksanaan karnaval ini berasal dari swadaya masyarakat setempat, dengan tambahan bantuan dari Pemerintah Desa Jumbleng.
Kepala Desa Jumbleng, Kuwu Suyanto, yang ditemui di lokasi pelepasan karnaval pada Senin (1/10/2024), menyampaikan harapannya agar Munjung Embah Buyut Perawan ini dapat mempererat persatuan dan kesatuan masyarakat untuk kemajuan Desa Jumbleng.

“Harapannya, Desa Jumbleng ke depan akan lebih maju dan lebih bersatu. Ini adalah bentuk nyata dari cita-cita untuk membangun nilai kebersamaan, yang tidak hanya berlaku di desa kami, tetapi juga bisa membantu mewujudkan pembangunan Indramayu,” ungkapnya.
Menjelang Pilkada, Kuwu Suyanto juga mengajak masyarakat untuk menjaga perbedaan pendapat dan saling menghargai pilihan masing-masing. Ia berharap masyarakat dapat memahami nilai demokrasi dan siap menerima hasil dari pemilihan nanti.

Karnaval yang melintasi RW 01 dan RW 02 serta jalan Pantura ini berlangsung dengan pengawalan dari Polsek Losarang dan beberapa elemen masyarakat, sehingga arus lalu lintas tetap lancar.
Sebagai rangkaian acara Munjung Embah Buyut Perawan, pada hari berikutnya (Rabu), warga akan mengadakan makan bersama dengan nasi tumpeng yang disajikan di Pendopo Embah Buyut Perawan.
Acara ini akan dihadiri oleh aparatur desa, Forkopimcam Losarang, dan para undangan, serta dimeriahkan oleh pertunjukan seni sandiwara. Seluruh rangkaian acara ini didanai melalui swadaya masyarakat dengan bantuan dari Pemerintah Desa Jumbleng.









