Peningkatan Arus Kendaraan di Lintasan Ajibata – Ambarita

Menjelang pergantian tahun, jumlah kendaraan yang hendak menyeberang melalui lintasan Ajibata – Ambarita mulai mengalami peningkatan. Hal ini terlihat khususnya pada jam-jam favorit penyeberangan. General Manager (GM) PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Danau Toba Nikson Ambarita menyampaikan bahwa lonjakan volume kendaraan roda dua maupun roda empat mulai terlihat dibandingkan hari-hari sebelumnya.

“Arus kendaraan menuju Pulau Samosir mulai mengalami peningkatan sejak H-7. Mayoritas pengguna jasa merupakan wisatawan dan perantau asal Kabupaten Samosir yang memanfaatkan momen liburan akhir tahun untuk berkumpul bersama keluarga di Samosir,” ujar Nikson Ambarita.

Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, pihaknya telah mengoptimalkan pelayanan penyeberangan dengan menambah jam operasional malam hari, pukul 23:45 WIB. Tujuan dari langkah ini adalah memberikan kepastian kepada pengguna jasa yang akan menyeberang ke Samosir.

Nikson juga mengimbau seluruh pengguna jasa agar merencanakan perjalanan lebih awal, melakukan pembelian tiket secara daring, serta mematuhi ketentuan keselamatan selama berada di area pelabuhan maupun di atas kapal. Ia menegaskan bahwa ASDP berkomitmen memprioritaskan keselamatan pengguna jasa agar pelayanan penyeberangan Ajibata – Ambarita dapat berjalan aman, tertib, dan lancar.

Penurunan Jumlah Kendaraan Dibanding Tahun Lalu

Selama libur Natal 2025, ASDP mencatat 1.801 kendaraan roda empat menyeberang dari Ajibata menuju pelabuhan Ambarita, Pulau Samosir, sejak tanggal 18 hingga 25 Desember 2025. Sementara itu, dari Pulau Samosir, jumlah kendaraan yang menyeberang menuju pelabuhan Ajibata Kabupaten Toba tercatat 1.127 unit kendaraan pada periode yang sama.

Nikson Ambarita menjelaskan bahwa jumlah ini menurun dibandingkan pada periode yang sama di tahun lalu, baik dari jumlah kendaraan maupun jumlah orang yang menyeberang. “Angka ini mengalami penurunan 20 persen dimana pada periode yang sama tahun lalu kendaraan yang menyeberang dari Ajibata – Ambarita sebanyak 2.104 kendaraan. Penurunan ini juga terlihat pada jumlah penumpang dari 12.347 orang menjadi 9.264 orang,” kata Nikson.

Ia menambahkan bahwa jumlah kendaraan yang menyeberang dari Ajibata menuju Ambarita pada periode tersebut didominasi kendaraan roda empat dengan total 1.674 unit atau turun 15 persen dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 1.973 unit. Sedangkan realisasi periode yang sama di tahun lalu dari pelabuhan Ambarita – Ajibata sebanyak 1.403 unit kendaraan dengan total penumpang 8.435 orang menjadi 1.127 unit kendaraan dengan realisasi penumpang 5.683 orang.

Untuk kendaraan roda dua, jumlah kendaraan yang menyeberang pada lintasan Ajibata – Ambarita sebanyak 284 unit atau naik 12 persen dibandingkan realisasi periode sama di tahun lalu sebanyak 253 unit. Dan pada lintasan Ambarita – Ajibata terdapat sebanyak 147 unit kendaraan yang menyeberang atau turun 32 persen dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 217 unit.

Puncak Arus Mudik Libur Natal

Nikson menerangkan bahwa puncak arus mudik libur Natal periode tersebut jatuh pada hari Kamis (25/12) dengan jumlah kendaraan sebanyak 338 unit dan sepeda motor sebanyak 69 unit. Ia menyarankan pengguna jasa untuk segera melakukan pembelian tiket sejak jauh hari di trip.ferizy.com untuk mewaspadai kepadatan arus penyeberangan jelang malam Tahun Baru.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *