INDRAMAYU, WARTAJAYAVISION.COM -Komite Sekolah bersama para wali murid UPTD SDN Tamansari, Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu memberikan apresiasi kepada Kepala Sekolah Burhanudin, S.Pd.I., M.Pd., atas berbagai perubahan positif dan pembangunan yang dilakukan selama beberapa bulan masa kepemimpinannya.

Sejumlah narasumber dari lingkungan sekolah menyampaikan bahwa sejak dipimpin oleh Burhanudin, berbagai fasilitas pendidikan mulai dibenahi, termasuk area pentas seni, lahan parkir, kebun sekolah, kegiatan shalat bersama, sistem absensi digital, hingga pemagaran sekolah.

“Terlihat banyak perubahan setelah dijabat oleh Kepala Sekolah yang sekarang,” ujar beberapa wali murid kepada wartajayavision.com.

Kepsek Burhanudin Jelaskan Manfaat Pembangunan Panggung Seni

Saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp pada Kamis (13/11/2025), Kepala Sekolah Burhanudin menjelaskan alasan dibangunnya panggung gebyar seni dan budaya, yang menurutnya memiliki banyak manfaat bagi perkembangan siswa.

Ia memaparkan tujuh poin utama:

  1. Mengembangkan kreativitas siswa melalui tari, musik, teater, dan kegiatan seni lainnya.
  2. Melatih percaya diri dan kemampuan tampil di depan umum.
  3. Menumbuhkan kecintaan terhadap budaya lokal dan nasional.
  4. Mendorong kemampuan kerja sama dan interaksi antar siswa.
  5. Memperkuat pendidikan karakter seperti disiplin dan tanggung jawab.
  6. Menjadi sarana pengembangan bakat siswa.
  7. Menciptakan suasana belajar yang menyenangkan.

Selain panggung seni, sekolah juga terus mendorong kegiatan keagamaan, salah satunya shalat berjemaah yang dilaksanakan setiap hari.

Untuk Kepentingan Siapa Panggung Seni Dibangun?

Burhanudin menegaskan bahwa pembangunan tersebut bukan hanya untuk siswa, tetapi juga bermanfaat bagi guru, sekolah, orang tua, dan masyarakat.

Panggung seni:

  • Menjadi ruang bagi siswa menampilkan bakat.
  • Mendukung program pendidikan karakter.
  • Memudahkan guru dalam pembinaan seni.
  • Menjadi sarana orang tua melihat perkembangan anak.
  • Menjadi pusat kegiatan budaya di lingkungan sekolah.

Dasar Pembangunan dan Sumber Dana

Menurut Burhanudin, pembangunan panggung didasarkan pada:

  • kebutuhan pendidikan,
  • pelestarian budaya,
  • kebutuhan fasilitas sekolah,
  • pengembangan minat dan bakat,
  • serta meningkatkan kebersamaan civitas sekolah.

Adapun sumber dana berasal dari:

  1. Komite sekolah melalui sumbangan sukarela,
  2. CSR perusahaan sekitar,
  3. Donatur atau alumni, bila ada.

Semua dilakukan melalui persetujuan bersama, tanpa paksaan.

Pihak yang Terlibat dalam Perencanaan

Pembangunan tersebut melibatkan berbagai pihak, antara lain:

  • Kepala sekolah,
  • Guru dan pembina seni,
  • Komite sekola,
  • Wali murid,
  • Tim perencana atau sarpras,
  • Pihak ketiga (tukang/kontraktor),
  • Donatur atau masyarakat yang membantu.

Kesan dan Pesan Kepsek Burhanudin

Gebyar Seni dan Budaya membawa kesan mendalam baginya. Menurutnya, siswa menunjukkan kreativitas dan antusiasme tinggi.

“Semoga kegiatan seperti ini terus dilaksanakan sebagai wadah bagi anak-anak mengembangkan bakat, percaya diri, dan kecintaan terhadap budaya bangsa. Kami berharap dukungan dari orang tua dan sekolah terus berlanjut,” ujarnya.

Burhanudin menyampaikan beberapa harapan setelah fasilitas seni terbangun:

  1. Panggung dapat dimanfaatkan maksimal untuk kegiatan siswa.
  2. Sekolah menjadi pusat kreativitas.
  3. Peningkatan prestasi seni di berbagai tingkat.
  4. Perawatan fasilitas agar berkelanjutan.
  5. Dukungan sekolah–orang tua tetap kuat.
  6. Pelestarian budaya lokal di lingkungan sekolah.
  7. Terciptanya suasana sekolah yang lebih inspiratif dan aktif.

Peran Komite Sekolah

Komite Sekolah, melalui ketuanya Carlim, menegaskan siap mendukung setiap program sekolah. Meski saat dihubungi ia sedang memiliki tugas lain, namun ia memastikan akan selalu hadir jika dibutuhkan sekolah.

“Komite selalu hadir demi kemajuan pendidikan di SDN Tamansari,” ujarnya.

Tambahan Sarana Seni

Guru Sadina, S.Pd., menambahkan bahwa selain panggung seni, sekolah juga telah menyediakan alat musik hadroh sebagai pendukung kegiatan keagamaan dan seni siswa.

Penulis: Prans

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *