Penurunan Kasus Narkotika di Kotim, Tantangan Pemberantasan yang Masih Menghantui

Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Rudianur menyatakan bahwa masalah narkoba bukanlah hal baru di wilayah tersebut. Menurutnya, isu ini sudah menjadi rahasia umum dalam masyarakat. Ia menekankan bahwa pemberantasan kasus narkoba tidak bisa dilakukan secara setengah-setengah.

Meskipun pada tahun 2025 lalu tercatat penurunan jumlah tindak pidana narkotika dibandingkan tahun sebelumnya, Rudianur tetap memandang pentingnya upaya yang lebih intensif dan komprehensif untuk mengatasi permasalahan ini.

Pada tahun 2024, jumlah tindak pidana narkotika mencapai 147 kasus. Dari jumlah tersebut, sebanyak 130 kasus berhasil diselesaikan dengan persentase penyelesaian sebesar 88,4 persen. Sementara itu, pada tahun 2025, jumlah kasus narkotika berkurang menjadi 126 kasus. Angka ini menunjukkan adanya penurunan, namun masih diperlukan langkah-langkah yang lebih efektif untuk memastikan pengendalian yang optimal.

Peringatan Bahaya Radikalisme di Dunia Pendidikan

Anggota Komisi II DPRD Kotim, Zainudin, memberikan peringatan terkait bahaya masuknya paham radikalisme hingga terorisme ke dunia pendidikan. Hal ini disampaikannya saat menghadiri peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama RI 2026 di Halaman MAN Kotim.

Menurut Zainudin, peringatan HAB bukan hanya sekadar seremoni, melainkan momentum penting untuk memperkuat moderasi beragama sebagai benteng mencegah konflik dan aksi teror. Ia menilai bahwa isu agama sangat rentan diprovokasi dan disalahgunakan oleh pihak-pihak tertentu untuk menciptakan ketidakamanan di daerah maupun nasional.

“Jika agama dikompori, dampaknya bisa berbahaya. Negara bisa tidak aman, pembangunan terganggu, dan tatanan kehidupan kebangsaan bisa rusak,” ujarnya.

Korban Tenggelam di Danau Salju, Proses Pemakaman yang Haru

Korban tenggelam di Wisata Danau Salju, Kotim, yaitu Angel, meninggal dunia saat berwisata bersama keluarga. Pihak RSUD dr Murjani Sampit mengonfirmasi bahwa korban tiba di Instalasi Gawat Darurat (IGD) dalam kondisi meninggal dunia. Dokter tidak menemukan unsur kekerasan di tubuh korban.

Proses pemakaman Angel berlangsung dengan suasana haru. Jenazah putri dari Mirisa dimakamkan di Pemakaman GKE Sampit Km 6, Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan MB Ketapang. Isak tangis keluarga dan kerabat pecah saat prosesi pemakaman berlangsung.

Banyak pelayat hadir dalam pemakaman ini, termasuk teman-teman Angel yang datang memberikan penghormatan terakhir. Angel, yang baru saja lulus dari bangku SMP, memiliki cita-cita menjadi pelayan gereja. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan lingkungan sekitarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *