BREBES, WARTAJAYAVISION.COM – Dari informasi yang dihimpun, kejadian yang menyebabkan siswa kelas 11 MAN 1 Brebes bernama Raj Nu’man dan ibunya, Nur Indrayani, tewas pada Minggu 7 Desember 2025, disebabkan terseruduk truk akibat kelalaian sopir truk.
Dari keterangan Bahrul Ulum selaku Ketua Komite Sekolah Madrasah Aliyah Negeri 01 Brebes, siswa-siswi, guru-guru, karyawan, kepala madrasah, dan komite sekolah selain mengurus pembiayaan di RSUD, juga memberikan donasi untuk proses pemakaman serta biaya bantuan untuk acara 3 dan 7 hari.
Jasa Raharja diproses, serta kiriman doa datang dari berbagai penjuru, baik Ponpes Assalafiyah 2, Ponpes Assalafiyah 1, maupun anak-anak yang ikut ekskursi. Nanti setelah salat Isya akan dilanjutkan salat gaib bersama-sama.
Donasi dari MAN tahap 1, nanti dari anak OSIS kepedulian juga ada. Dari anak-anak yang ikut ekskursi sudah ada dananya, dan dari pihak biro juga mengembalikan dananya serta memberikan santunan.
Semua biaya RS dan proses sampai ke rumah duka sudah dibayarkan. Kiriman doa terus menerus selama 7 hari.
Jasa Raharja juga sudah diproses. Intinya sudah ditangani dan dipantau terus. Truk serobot lampu merah, padahal yang naik motor sudah benar, lampu hijau dan berjalan.
Data pengumpulan dana sosial dan dana kematian untuk keluarga almarhum Raj Nu’man:
1. Bus 1 : Rp710.000
2. Bus 2 : Rp246.000
3. Bus 3 : Rp443.500
4. Bus 4 : Rp363.500
5. Bus 5 : Rp305.500
6. Bus 6 : Rp421.000
7. Bus 7 : Rp312.000
8. Bus 8 : Rp668.000
Jumlah = Rp3.469.500.
Digenapkan menjadi Rp3.500.000.
Kalau uang duka dari guru ada dan dari MAN juga sudah ada, maka diprioritaskan diberikan dulu. Untuk uang yang sekarang, akan diserahkan pada hari Kamis supaya bisa membantu kegiatan sholawatan di hari ke-7.









