Indramayu, wartajayavision.com – Pemerintah Desa (Pemdes) Bulak, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, menggelar acara Adat Mapag Sri. Kegiatan ini merupakan wujud rasa syukur masyarakat petani. Sekitar 400 tumpeng dari lima blok, yakni Blok Bloran, Kalisong, Kaligawe, Jongor 1, dan Jongor 2, terkumpul di Aula Kantor Desa Bulak, Kandanghaur.

Acara tersebut diselenggarakan di halaman Kantor Desa Bulak pada Senin, 8 Juni 2026, dan dimeriahkan dengan pagelaran Wayang Kulit Karya Agung Budaya dari Bongas, Indramayu, dengan Ki Dalang Anom Winata serta pesinden Nyi Hj. Ugi. Kegiatan Mapag Sri dipandu oleh Kaur Pelayanan (Kliwon) Dakim sebagai pembawa acara, sedangkan doa penutup dipimpin oleh Uci Sanusi.

Adat Mapag Sri Desa Bulak dihadiri Muspika Kecamatan Kandanghaur, perangkat Desa Bulak, tokoh masyarakat, kelompok tani, serta para kuwu se-Kecamatan Kandanghaur.

Kepala Desa Bulak, Kuwu Supan Ali (yang akrab disapa Supan), saat dikonfirmasi di ruang kerjanya memberikan penjelasan terkait kegiatan tersebut. Ia mengatakan bahwa kegiatan Mapag Sri di Desa Bulak didanai dari swadaya masyarakat petani Bulak dan kekurangannya ditutupi dari dana pribadi. Selasa (9/6/2026).

“Dalam pembiayaan kegiatan Mapag Sri tahun 2026, didanai dari swadaya masyarakat, dan adapun kekurangannya dari pribadi kuwu,” ungkapnya.

Kepala Desa Bulak, Kuwu Supan, menegaskan:

“Kami mengucapkan puji syukur ke hadirat Allah SWT, karena berkat rahmat dan karunia-Nya, kegiatan Adat Mapag Sri Desa Bulak Tahun 2026 dapat terselenggara dengan lancar, aman, tertib, dan penuh khidmat,” ungkapnya.

Secara pribadi dan atas nama Pemdes Bulak, ia menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Desa Bulak, kelompok tani, para donatur, panitia pelaksana, serta seluruh tokoh masyarakat yang telah memberikan dukungan, tenaga, pikiran, dan partisipasi demi suksesnya acara tersebut.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Camat Kandanghaur Rusyadi Nurdin, Kapolsek Kandanghaur beserta jajaran, Koramil 1616 Kandanghaur, serta seluruh unsur Forkopimcam Kecamatan Kandanghaur yang telah memberikan dukungan dan pengamanan.

Tidak lupa, ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh tamu undangan, khususnya para kuwu se-Kecamatan Kandanghaur yang telah berkenan hadir dan memberikan dukungan moril sehingga pelaksanaan Adat Mapag Sri Desa Bulak Tahun 2026 dapat berjalan aman dan kondusif.

Besar harapan kami agar tradisi Adat Mapag Sri sebagai warisan budaya leluhur dapat terus dilestarikan dan menjadi sarana mempererat tali silaturahmi serta kebersamaan masyarakat. Semoga ke depannya Desa Bulak senantiasa diberikan keberkahan, kemajuan, serta hasil pertanian yang melimpah,” pungkasnya.

Tradisi Mapag Sri merupakan adat budaya dan kearifan lokal warisan leluhur yang terus dilestarikan sebagai sarana mempererat tali silaturahmi dan kebersamaan masyarakat. Penyelenggaraan Mapag Sri dilaksanakan setiap tahun setelah panen raya.

“Semoga Desa Bulak senantiasa diberikan keberkahan, kemajuan, serta hasil pertanian yang melimpah rezeki dari Sang Pencipta,” pungkas Kuwu Supan.

Penulis: Prans

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *