BREBES, WARTAJAYAVISION.COM – Pemerintah Kabupaten Brebes, melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDMD), mengadakan sosialisasi Seleksi CPNS dan PPPK Tahun 2024 di Aula Lantai 5 Gedung Kantor Pemerintahan Terpadu (KPT) Brebes pada Selasa (27/8/2024).
Kegiatan ini dibuka oleh Sekda Brebes, Ir. Djoko Gunawan, M.T., dan dihadiri oleh Kasubag Umum dan Kepegawaian dari berbagai OPD, serta perwakilan tenaga non-ASN di wilayah Tengah dan Utara Kabupaten Brebes.

Dalam sambutannya, Sekda Djoko Gunawan menyampaikan apresiasi kepada BKPSDMD Brebes atas inisiatifnya menggelar sosialisasi ini. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada para peserta yang hadir, baik dari Kasubag Umum dan Kepegawaian Perangkat Daerah maupun perwakilan tenaga non-ASN.
“Kehadiran Anda menunjukkan komitmen bersama untuk mendukung proses seleksi yang transparan, adil, dan akuntabel demi tercapainya pelayanan publik yang lebih baik di Kabupaten Brebes,” ungkap Djoko.
Djoko menjelaskan bahwa kebijakan umum pengadaan Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) pada tahun 2024 difokuskan pada tiga hal utama: pemenuhan layanan dasar, pemenuhan talenta digital, dan penyelesaian tenaga non-ASN.
Kebijakan ini bertujuan tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan SDM yang mumpuni, tetapi juga untuk memastikan bahwa setiap masyarakat dapat menerima layanan yang optimal dari pemerintah.
Lebih lanjut, Djoko mengungkapkan bahwa Kabupaten Brebes masih menghadapi tantangan terkait jumlah tenaga non-ASN yang tersisa.
Berdasarkan data BKPSDMD, saat ini terdapat 5.267 tenaga non-ASN yang masih bekerja di berbagai perangkat daerah. Hal ini menunjukkan perlunya langkah-langkah komprehensif untuk menyelesaikan persoalan tenaga non-ASN, baik melalui pengangkatan menjadi PPPK maupun upaya lain yang sesuai dengan kebijakan pemerintah pusat.
Namun, Djoko juga menjelaskan bahwa hingga saat ini, formasi PPPK untuk Kabupaten Brebes belum dapat dibuka karena formasi tersebut, yang berjumlah 480, belum diserahkan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB).

Penyusunan formasi CASN di Kabupaten Brebes dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai aspek penting, seperti Analisis Beban Kerja (ABK), kemampuan anggaran daerah, serta prediksi jumlah PNS yang pensiun, diperkirakan mencapai 700 orang setiap tahunnya.
Djoko juga menekankan pentingnya perhatian dari para Kasubag Umum dan Kepegawaian yang hadir dalam sosialisasi ini, agar informasi yang diterima dapat disebarluaskan kepada seluruh pegawai di perangkat daerah masing-masing, terutama yang berstatus non-ASN.
Kepala BKPSDMD Brebes, Ir. Yulia Hendrawati, M.Si., melaporkan bahwa pendaftaran CPNS di Kabupaten Brebes dibuka sejak 20 Agustus hingga 6 September 2024. Hal ini sesuai dengan Kepmenpan RB Nomor 293 Tahun 2024 tentang penetapan kebutuhan pegawai negeri sipil di lingkungan instansi pemerintah.
Formasi yang dibuka untuk CPNS sebanyak 170 posisi, dengan rincian 50 tenaga kesehatan dan 120 tenaga teknis lainnya. Selain itu, usulan PPPK sejumlah 480 formasi, yang terdiri dari 139 tenaga kesehatan, 162 guru, dan 179 tenaga teknis lainnya, baru akan diserahkan oleh Kemenpan RB pada 30 Agustus 2024.

Yulia juga mengingatkan bahwa tenaga non-ASN yang mendaftar CPNS hingga proses selesai tidak dapat mendaftar PPPK. Sebaliknya, tenaga non-ASN yang mendaftar PPPK namun tidak lulus akan dipertimbangkan untuk menjadi PPPK paruh waktu.
“Kami juga ingin mengingatkan bahwa tidak diperkenankan ada penambahan tenaga non-ASN terhitung mulai tanggal 1 Juni 2022 sesuai dengan SE Bupati Nomor B/800/3586/IX/2023,” tegas Yulia.
Melalui sosialisasi ini, diharapkan semua pihak dapat lebih memahami proses seleksi CASN yang akan dilaksanakan, dan pada akhirnya dapat melahirkan aparatur yang profesional dan kompeten.









