Kejadian Pria Diserang Buaya di Sungai Mandar, Polman
Pada hari Minggu (28/12/2025) malam, seorang pria bernama Jaumil (21 tahun) mengalami luka parah akibat diserang oleh buaya saat sedang mandi di Sungai Mandar, Kecamatan Tinambung, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat. Insiden ini terjadi sekitar pukul 19.30 WITA, dan korban berhasil selamat meskipun mengalami cedera pada kedua kakinya.
Menurut keterangan warga setempat, Haedir, kejadian berawal ketika Jaumil sedang mandi di bagian tengah sungai. Tiba-tiba, buaya muncul dan menyerang korban dengan mencakar kakinya. Saat itu, buaya juga mengibaskan ekornya hingga melukai kaki korban dan menyebabkan luka yang cukup parah.
“Anak ini mandi di bagian tengah sungai, tiba-tiba ada buaya yang cakar kakinya,” ujar Haedir kepada wartawan. Ia menambahkan bahwa kejadian terjadi setelah shalat isya, di mana Jaumil biasanya mandi di sungai pada malam hari.
Buaya tersebut sempat mengejar korban saat ia berusaha menyelamatkan diri ke tepi sungai. Bahkan, buaya itu terlihat mengikuti korban hingga ke pinggir sungai. Meski begitu, Jaumil berhasil selamat dari serangan tersebut. Namun, kondisi kaki korban sangat memprihatinkan dan membutuhkan perawatan medis.
Kekhawatiran Warga Terhadap Kemunculan Buaya di Sungai Mandar
Warga sekitar Sungai Mandar mulai merasa khawatir dengan kemunculan buaya yang semakin sering terjadi. Menurut Haedir, banyak warga yang kerap beraktivitas di sekitar sungai, terutama anak-anak. Hal ini membuat mereka merasa tidak aman karena adanya ancaman dari buaya.
Beberapa waktu sebelum insiden ini terjadi, warga juga sempat resah karena melihat seekor buaya sepanjang tiga meter berada di sekitar bantaran Sungai Mandar. Dalam video pendek yang viral di media sosial, buaya tersebut tampak berjemur di gundukan pasir di tengah sungai. Seluruh tubuhnya berwarna kecokelatan dengan kombinasi hitam pada bagian ekornya. Sesekali, buaya tersebut menenggelamkan tubuhnya dan muncul kembali di permukaan air.
Kemunculan buaya ini menimbulkan kekhawatiran besar bagi warga setempat. Mereka meminta pihak berwenang untuk segera menangani masalah ini agar tidak terjadi lagi kejadian serupa yang bisa menimbulkan korban jiwa.
Upaya Pencegahan dan Peringatan dari Pihak Kelurahan
Setelah kejadian viral di media sosial, pihak kelurahan setempat memberikan himbauan kepada warga untuk lebih waspada saat beraktivitas di sekitar Sungai Mandar. Mereka menyarankan agar warga tidak melakukan aktivitas seperti mandi atau bermain di sungai tanpa pengawasan.
Selain itu, warga juga mengharapkan pemerintah segera mengambil langkah-langkah nyata untuk menangani masalah buaya di Sungai Mandar. Salah satu upaya yang direkomendasikan adalah melakukan penangkapan atau pemindahan buaya ke tempat yang lebih aman.
Kesimpulan
Insiden pria diserang buaya di Sungai Mandar menjadi peringatan bagi warga setempat untuk lebih waspada terhadap bahaya yang mungkin muncul dari lingkungan alam. Kejadian ini juga menunjukkan pentingnya peran pemerintah dalam menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat di sekitar area sungai. Dengan tindakan yang cepat dan tepat, diharapkan kejadian serupa tidak akan terulang lagi.







