BREBES, WARTAJAYAVISION.COM – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Brebes saat ini tengah menggarap pembangunan dua gedung tambahan guna meningkatkan layanan rawat inap, khususnya bagi pasien penyakit jantung dan kanker.
Proyek pembangunan ini ditargetkan selesai pada 25 Desember 2025, dengan total nilai anggaran mencapai Rp10 miliar.
Pembangunan dua gedung tersebut masing-masing terdiri dari gedung sitotoksis dan gedung rawat inap dua lantai. Nantinya, ruang rawat inap tersebut akan dilengkapi dengan 32 tempat tidur tambahan, guna mengantisipasi lonjakan pasien.
Direktur RSUD Brebes Dr. dr. Rasipin, M.Kes., MARS., melalui Pejabat Pengelola Teknis Kegiatan (PPTK), Janan, menjelaskan bahwa pekerjaan proyek tersebut diawasi oleh CV Bina Graha dan dilaksanakan oleh CV Siageng Surya Kencana, selaku pemenang tender yang dikontrak sejak 20 Mei 2025.
“Secara umum, tingkat hunian RSUD Brebes sudah menyentuh angka 80 persen. Untuk ruang perawatan dewasa bahkan sudah hampir penuh. Ruang khusus seperti inkubator pun masih terbatas, sehingga tambahan ruangan rawat inap ini menjadi kebutuhan mendesak,” ujar Janan.

Ia menambahkan, gedung dua lantai yang sedang dibangun nantinya akan sangat membantu dalam memberikan pelayanan maksimal kepada pasien, khususnya dengan kebutuhan perawatan intensif untuk penyakit kronis seperti jantung dan kanker.
Dengan waktu pelaksanaan sekitar 7 bulan, pihak rumah sakit berharap proyek ini selesai tepat waktu dan dapat langsung dimanfaatkan untuk meningkatkan kapasitas serta kualitas layanan kesehatan masyarakat Brebes.







