BREBES, WARTAJAYAVISION.COM – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Brebes membuka seleksi tenaga medis dengan kebutuhan sebanyak 82 orang. Adapun formasi yang dibutuhkan meliputi:
- Hemodialisa: 4 orang
- Perawat jantung dan umum S1: 51 orang
- Perawat umum D3: 10 orang
- Penata anestesi atau asisten penata anestesi D4/S1: 2 orang
- Apoteker: 1 orang
- Tenaga teknis kefarmasian: 4 orang
- Fisioterapi: 1 orang
- Okupasi terapi: 1 orang
- Perekam medis: 2 orang
- Pranata laboratorium: 2 orang
- Pranata komputer (web development): 1 orang
- Pranata komputer (mobile development, IT support): Sesuai kebutuhan.
Pengumuman seleksi administrasi dilakukan pada 4 Februari 2025, dengan jumlah pendaftar yang lolos sebanyak 806 orang.
Tahapan selanjutnya adalah menunggu jadwal tes dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) Jakarta untuk Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). Tes akan dilaksanakan di UPT BKN Semarang, namun jadwal pastinya masih dalam proses penentuan oleh BKN.
Kabag Umum dan Tata Usaha RSUD Brebes, drg. Adi Supriadi, M.Kes, menyampaikan bahwa pihaknya masih menunggu kepastian jadwal dari BKN. Sementara itu, Wakil Direktur Pelayanan, Pengendalian dan Mutu RSUD Brebes, dr. Aris Suparmiati, M.Sc., Sp.A, menambahkan bahwa sebelum tes berikutnya, akan dilakukan pengecekan ulang terhadap pendaftar untuk memastikan tidak ada yang melakukan rangkap jabatan di rumah sakit lain. Jika ditemukan pelanggaran, peserta yang bersangkutan dapat didiskualifikasi.
Bagi peserta yang tidak lolos seleksi administrasi, mereka dapat melapor ke BKN. Dalam waktu 10 hari kerja, hasil seleksi tertulis akan diumumkan oleh Badan Kepegawaian Nasional. Nantinya, hanya 82 peserta terbaik berdasarkan peringkat ujian yang akan diterima.
Dalam pengumuman di website, pihak RSUD Brebes menyampaikan pesan motivasi:
“Selamat pagi peserta yang lolos seleksi administrasi! Tetap semangat bagi yang belum lolos, jangan menyerah untuk kesempatan berikutnya.”







