Kolaborasi Dagang Jawa Timur dan Maluku Utara Berhasil Capai Transaksi Rp 500 Miliar

Pada Rabu, 12 Maret 2025, Misi Dagang antara Jawa Timur dan Maluku Utara berhasil diadakan dengan total transaksi mencapai setengah triliun rupiah. Kegiatan ini menunjukkan sinergi yang kuat antara dua provinsi tersebut dalam memperkuat perdagangan daerah dan mendorong hilirisasi produk lokal.

Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos, menyampaikan kebanggaannya terhadap suksesnya acara tersebut. Ia bekerja sama dengan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, untuk menjalin kerja sama yang lebih erat. Produk-produk hasil laut seperti ikan tenggiri, pala, dan rumput laut sangat diminati oleh pelaku usaha dari Jawa Timur.

“Kolaborasi ini bukan sekadar jual beli, tetapi langkah besar dalam memperkuat perdagangan daerah, mendorong hilirisasi produk Maluku Utara, dan menciptakan keseimbangan ekonomi yang lebih seimbang,” ujar Sherly Laos dalam unggahan Instagramnya.

Kunjungan Gubernur Khofifah ke Maluku Utara

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, tiba di Maluku Utara pada Selasa, 11 Maret 2025. Ia disambut oleh Gubernur Maluku Utara, Sherly Laos, dengan prosesi adat sebagai simbol persaudaraan dan penghormatan. Dalam foto-foto yang diunggah oleh Sherly Laos di Instagram, tampak kedua gubernur sedang berbincang dan bercengkerama dengan pejabat lainnya.

Sherly Laos menyampaikan sambutan hangat kepada Khofifah Indar Parawansa. “Selamat Datang di Bumi Maluku Kie Raha, senior, sahabat, & panutan saya – Bu Khofifah Indar Parawansa- Gubernur Jawa Timur,” tulisnya dalam caption unggahan tersebut.

Komentar warga Maluku Utara pun membanjiri kolom komentar. Banyak yang memberikan pujian terhadap kedua tokoh wanita hebat tersebut. Beberapa komentar antara lain:

  • @fran: Srikandi Srikandi NKRI
  • @sara: Keren sekali kolaborasi perempuan menjadikan Indonesia tangguh
  • @zepa: Mantap, kolaborasi yang keren
  • @wahy: Sehat selalu buat ibu Khofifah dan ibu Sherly, kolaborasi yang mantap Jatim dan Maluku Utara
  • @mom_: Wanita-wanita hebat, wanita-wanita cerdas

Tujuan dan Rencana Kerja Sama

Selama dua hari kunjungan kerja di Maluku Utara, Gubernur Khofifah dijadwalkan mengikuti Misi Dagang serta Gathering Penguatan Pasar Antar Daerah. Tujuannya adalah memperkuat kerja sama perdagangan dan investasi antara kedua provinsi.

Sherly Laos menegaskan bahwa Maluku Utara siap membuka peluang seluas-luasnya bagi pelaku usaha dari Jawa Timur, khususnya dalam pengembangan sektor pertanian, kelautan, dan industri berbasis sumber daya lokal. Ia juga menyampaikan rencana kunjungan balasan ke Jawa Timur untuk mempelajari inovasi yang telah sukses diterapkan di Jatim.

Pidato dan Pesan Penting Sherly Laos

Sherly Laos baru-baru ini banjir pujian dari para warga atas pidatonya dalam acara pelantikan Ketua PKK Kabupaten/Kota di seluruh Maluku Utara. Dalam pidatonya, ia menyampaikan pesan penting tentang peran PKK dalam masyarakat, termasuk pencegahan pelecehan seksual.

Ia menyampaikan pengalaman pribadinya saat mendampingi mendiang suaminya, Benny Laos, saat menjabat sebagai Bupati Pulau Morotai. Sherly Laos mengatakan bahwa ia memahami tantangan yang dihadapi para istri bupati dan wali kota dalam menggerakkan PKK dengan anggaran yang terbatas.

“P PKK itu bukan hanya sekadar sebuah organisasi, bukan juga hanya sekadar rutinitas program, tapi kita harus membuat mereka yang kadang melihat ibu PKK cuma sibuk jalan-jalan, bahwa seakan-akan PKK sibuk tapi tidak ada output-nya, itu harus yang kita ubah.”

Selain itu, Sherly Laos juga menyampaikan pesan soal pencegahan pelecehan seksual. Ia berharap agar para wanita bisa berdaya untuk menggaungkan pencegahan pelecehan seksual.

Tiga Poin Penting untuk Ketua PKK

Dalam pelantikan 8 Ketua PKK Kabupaten/Kota se-Maluku Utara, Sherly Laos menitipkan tiga poin penting:

  • Sosialisasi pencegahan pelecehan terhadap anak dan perempuan. Kita harus bersama melindungi mereka, memastikan setiap anak tumbuh dengan aman dan perempuan hidup dengan bermartabat.
  • Ketahanan pangan dan gizi keluarga. PKK harus menjadi mitra utama dalam mendorong pemenuhan gizi seimbang bagi anak-anak dan keluarga, serta memanfaatkan pekarangan untuk ketahanan pangan yang lebih mandiri.
  • Pemeriksaan kesehatan ibu dan anak. PKK memiliki peran besar dalam mendorong ibu-ibu untuk aktif memeriksakan kesehatannya di posyandu dan puskesmas. Kesehatan adalah investasi terbesar bagi keluarga dan generasi penerus.

Sherly Laos menegaskan bahwa PKK bukan hanya menjalankan program, tetapi membawa harapan dan perlindungan bagi setiap keluarga. “Perempuan berdaya, anak terlindungi, keluarga sehat, Maluku Utara maju!”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *