Indramayu, wartajayavision.com – Halalbihalal Keluarga Besar Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) dan Lembaga Lanjut Usia Indonesia (LLI) Kabupaten Indramayu, acara tersebut dihadiri Wabup H. Syaefudin, digelar di Aula PWRI Kabupaten Indramayu, Sabtu (4/4/2026).
Ini merupakan momentum penghormatan dan kepedulian pemerintah terhadap keberadaan dan peran penting para lansia di Kabupaten Indramayu. Dihadiri 250 orang tokoh lansia.
LLI dan PWRI adalah dua organisasi yang berfokus pada pemberdayaan dan kesejahteraan masyarakat lanjut usia. Keduanya aktif dalam berbagai bidang, mulai dari layanan kesehatan, pendidikan, hingga sosial kemasyarakatan.
Kepedulian pemerintah daerah yang menunjukkan dukungan penuh terhadap peningkatan kualitas hidup para lansia di Indramayu.
Dalam sambutannya, Ketua LLI, Mulyono Martono, menyampaikan rasa haru dan syukur atas kesempatan yang telah lama dinanti.
“Sudah lima tahun kami, para lansia, tidak menginjakkan kaki di Pendopo Indramayu. Di bawah kepemimpinan Bupati Lucky Hakim dan Wakil Bupati H.Syaefudin, akhirnya kami mendapatkan kesempatan ini kembali,” ujarnya.

Dia juga menyoroti kondisi kehidupan lansia di Indramayu yang menurutnya masih memprihatinkan, mengalami kesulitan ekonomi bahkan untuk kebutuhan dasar seperti makan.
“Saya yakin, Bupati dan Wakil Bupati saat ini memiliki kepedulian dan optimisme untuk melayani lansia. Kami juga berharap kantor LLI bisa menjadi tempat yang layak dan nyaman,” tambahnya.
Sementara itu, Wabup H.Syaefudin, menyampaikan salam hangat dari Bupati Lucky Hakim dan menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memperhatikan kesejahteraan lansia.
“Mari kita bersama-sama beberes Indramayu, tidak hanya dengan semangat Lucky-Syaefudin, tetapi juga dengan mendengarkan nasihat dari para senior kami. Sehebat-hebatnya kami, tidak akan bisa menggantikan kebijaksanaan para orang tua,” katanya.
Pemkab Indramayu juga tengah menggagas sejumlah program prioritas untuk lansia, seperti peningkatan pelayanan kesehatan dan pemberian hak istimewa kepada orang tua.
Salah satu program unggulan yang dikedepankan adalah “Reang Eman Ning Sema”, yang merupakan wujud penghormatan kepada orang tua, baik ibu maupun bapak, sekaligus mendukung program “Nyaah Ka Indung” dari Pemprov Jawa Barat.
“Kami sangat mengapresiasi para orang tua kita. Walau dalam kondisi tidak lagi prima, mereka tetap menjadi sumber semangat dan kebijaksanaan. InsyaAllah, Pemda akan terus memperhatikan para lansia,” lanjut H.Syaefudin.
Dia juga menyampaikan rencana pemerintah untuk merenovasi Gedung Juang tanpa mengubah prototipe bangunan sebagai bentuk pelestarian sejarah, serta harapan agar Baznas dapat turut serta dalam membantu renovasi kantor LLI agar menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi para lansia.









